Kejaksaan Akan Periksa Tujuh Bankir Hari Ini

Kompas.com - 13/03/2012, 03:31 WIB
Editor

Jakarta, Kompas - Penyidik kejaksaan hari Selasa ini berencana memeriksa tujuh bankir dari sejumlah bank tempat tersangka korupsi dan pencucian uang Dhana Widyatmika menyimpan uangnya. Para bankir akan dimintai keterangan seputar jumlah simpanan, transaksi, dan aliran keluar masuk rekening Dhana.

”Besok (hari ini) rencananya penyidik akan memeriksa tujuh saksi dari pihak bank,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Adi Toegarisman, Senin (12/3), di Jakarta.

Namun, Adi enggan menjelaskan siapa-siapa saja bankir yang akan diperiksa dan dari bank mana para saksi berasal.

Seperti diberitakan, Dhana diketahui menyimpan uangnya di sejumlah bank, antara lain Bank Mandiri, BCA, BNI, dan Bukopin.

Menurut laporan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan, simpanan Dhana di sejumlah bank mencapai puluhan miliar rupiah. Dilaporkan pula ada transaksi mencurigakan yang mencapai puluhan miliar rupiah yang masuk ke rekening Dhana.

Di Bank Mandiri, Dhana diketahui juga menyimpan kekayaan dalam safe deposit box. Isinya, antara lain, uang tunai 28.000 dollar AS, uang tunai Rp 10 juta, sertifikat tanah, dan emas 1 kilogram.

Masih terkait dengan kasus Dhana, penyidik kemarin memeriksa empat saksi yang berasal dari perusahaan atau wajib pajak yang diduga menyetor uang ke rekening Dhana. Keempat saksi tersebut adalah IN, RG, HA, dan HD. Namun, Adi enggan menjelaskan asal perusahaan keempat saksi itu.

Direktur Penyidikan Pidana Khusus Kejaksaan Agung Arnold Angkouw pekan lalu mengatakan, penyidik akan memeriksa sejumlah saksi dari PT TRS yang diduga menyetor uang miliaran rupiah ke rekening milik Dhana.

Kemarin penyidik dan ahli teknologi informasi juga memeriksa data yang tersimpan di komputer milik Dhana. Dalam pemeriksaan komputer tersebut, penyidik menghadirkan Dhana yang kini ditahan di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Agung.

Pemeriksaan di Gedung Bundar itu rampung sekitar pukul 15.15. Seusai pemeriksaan, Dhana mengatakan hanya menyaksikan barang bukti yang dibuka oleh penyidik. (faj)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.