KPK Tunggu Restu Kejaksaan untuk Ikut Tangani Kasus Dhana

Kompas.com - 08/03/2012, 16:27 WIB
Penulis Icha Rastika
|
EditorAloysius Gonsaga Angi Ebo

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi terbuka untuk ikut menangani kasus dugaan korupsi pajak yang menyeret mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak, Dhana Widyatmika Merthana. Wakil Ketua KPK, Busyro Muqoddas mengatakan, pihaknya siap menangani kasus tersebut jika ada kesepakatan dengan Kejaksaan Agung, institusi yang menangani perkara Dhana.

"Kalau nanti akan ada kesepakatan dengan Kejaksaan, akan kita tangani, tapi hingga saat ini belum ada kesepakatan," kata Busyro di Jakarta, Kamis (8/3/2012).

Busyro mengatakan, penanganan kasus korupsi bersama Kejaksaan Agung merupakan bagian dari fungsi supervisi dan koordinasi KPK. "Itu bagian dari kordinasi, supervisi. Lima kewenangangan itu kami jalankan secara simultan," ucapnya.

Sebelumnya Juru Bicara KPK, Johan Budi mengatakan, KPK bisa melakukan supervisi terhadap kasus di Kejaksaan jika perkara yang dimaksud tergolong kasus besar. Adapun yang termasuk kasus besar, antara lain jika pelakunya adalah tokoh besar, nilai korupsinya besar, atau menjadi perhatian masyarakat luas.

Seperti diketahui, Kejaksaan Agung menetapkan Dhana sebagai tersangka kasus dugaan korupsi perpajakan. Pegawai negeri sipil golongan III/C itu bersama istrinya, DA, diduga memiliki rekening tidak wajar miliaran rupiah.

DA diduga memiliki simpanan di 18 bank dengan jumlah di luar kepatutan. Satu kali transfer yang masuk ke rekening DA, misalnya, sebanyak 250.000 dollar AS. Sedangkan Dhana sendiri memiliki 5 rekening bank yang telah diblokir oleh Kejaksaan Agung.

Untuk kepentingan penyidikan, Kejaksaan Agung menahan Dhana di Rumah Tahanan Salemba Cabang Kejaksaan Agung sejak Jumat, pekan lalu. Kejaksaan Agung juga menyita beberapa aset Dhana, seperti surat-surat berharga, 17 unit mobil truk dari showroom, rekening-rekening Dhana, sampai logam mulia emas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.