Akhirnya, Istri Dhana Penuhi Panggilan Kejaksaan Agung

Kompas.com - 08/03/2012, 10:58 WIB
|
EditorHeru Margianto

JAKARTA, KOMPAS.com — Dian Anggraeni, istri tersangka kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang Dhana Widyatmika, akhirnya memenuhi panggilan Kejaksaan Agung untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus yang melilit suaminya. Pemeriksaan Dian sebenarnya dijadwalkan pekan lalu, tetapi ia berhalangan hadir.

Dian tiba di gedung Kejaksaan Agung dengan mobil Avanza silver B 1961 UFW. Turun dari mobil, Dian yang datang memakai baju lengan panjang berwarna krem dan jilbab berwarna kuning menebar senyum pada awak media yang berdesak-desak ingin mengambil gambar wajahnya.

Pegawai negeri sipil yang sehari-hari bekerja di Sub-Bidang Peninjauan Kembali dan Evaluasi pada Direktorat Keberatan dan Banding Ditjen Pajak itu datang ditemani dua pengacaranya, Daniel Alfredo dan Reza Edwijanto. Daniel dan Reza adalah juga pengacara Dhana.

"Iya, insya Allah siap hadapi ini. Kita akan ikuti jalannya pemeriksaan," ujar Dian sebelum memasuki Gedung Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung.

Ketika ditanya, apakah setelah pemeriksaan nanti ia akan menjenguk Dhana di Rumah Tahanan Salemba, cabang Kejaksaan Agung, Dian hanya mengangguk dan tersenyum.

Seperti diketahui, Dhana Widyatmika suami Dian terjerat kasus dugaan korupsi di Direktorat Jenderal Pajak semasa ia masih menjadi pegawai di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Kantor Besar Gambir (Large Tax Office). Ia dibidik dan dijadikan tersangka setelah bekerja di Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) DKI Jakarta. Dhana dicurigai melakukan penyimpangan yang menguntungkan perusahaan wajib pajak yang ditanganinya.

Nama Dian Anggraeni sudah lebih dulu dibidik Kejaksaan Agung setelah mendapat laporan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Dian diduga memiliki simpanan di 18 bank dengan jumlah di luar kepatutan. Disebut, satu kali transfer yang masuk ke rekening Dian misalnya sebanyak 250.000 dollar AS. Meski dibidik, Dian belum dijadikan tersangka oleh Kejaksaan Agung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahfud Rekomendasikan Perombakan Divisi Propam Polri agar Tak “Abuse of Power”

Mahfud Rekomendasikan Perombakan Divisi Propam Polri agar Tak “Abuse of Power”

Nasional
Survei Indikator: Elektabilitas Ganjar di Atas Prabowo dan Anies

Survei Indikator: Elektabilitas Ganjar di Atas Prabowo dan Anies

Nasional
Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang, Pengamat: Pihak yang Bersalah Terancam Pidana

Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang, Pengamat: Pihak yang Bersalah Terancam Pidana

Nasional
UPDATE 2 Oktober: Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 72,96 Persen, Ketiga 27,13 Persen

UPDATE 2 Oktober: Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 72,96 Persen, Ketiga 27,13 Persen

Nasional
Survei Indikator: Tingkat Kepuasan Publik ke Jokowi Capai 67 Persen

Survei Indikator: Tingkat Kepuasan Publik ke Jokowi Capai 67 Persen

Nasional
Mahfud Sebut Jaksa Kasus Sambo Dikarantina agar Tak Diteror

Mahfud Sebut Jaksa Kasus Sambo Dikarantina agar Tak Diteror

Nasional
UPDATE 2 Oktober 2022: Bertambah 1.322, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 6.434.585

UPDATE 2 Oktober 2022: Bertambah 1.322, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 6.434.585

Nasional
Rusia Caplok 4 Wilayah Ukraina, Kemenlu RI: Langgar Prinsip Piagam PPB dan Hukum Internasional

Rusia Caplok 4 Wilayah Ukraina, Kemenlu RI: Langgar Prinsip Piagam PPB dan Hukum Internasional

Nasional
Penggunaan Gas Air Mata dalam Tragedi Kanjuruhan Dipertanyakan

Penggunaan Gas Air Mata dalam Tragedi Kanjuruhan Dipertanyakan

Nasional
Kontras Duga Ada Pelanggaran Hukum dan HAM dalam Tragedi Kanjuruhan

Kontras Duga Ada Pelanggaran Hukum dan HAM dalam Tragedi Kanjuruhan

Nasional
Tragedi Stadion Kanjuruhan, IPW Desak Kapolri Copot Kapolres Malang

Tragedi Stadion Kanjuruhan, IPW Desak Kapolri Copot Kapolres Malang

Nasional
Kurangi Vonis Bermasalah, KY Dorong Ketua Pengadilan Eksaminasi Putusan

Kurangi Vonis Bermasalah, KY Dorong Ketua Pengadilan Eksaminasi Putusan

Nasional
Komnas HAM Turunkan Tim Usut Kerusuhan Kanjuruhan Malang

Komnas HAM Turunkan Tim Usut Kerusuhan Kanjuruhan Malang

Nasional
Pemerintah Diminta Bentuk Tim Independen Usut Kerusuhan Kanjuruhan

Pemerintah Diminta Bentuk Tim Independen Usut Kerusuhan Kanjuruhan

Nasional
Menpora: Kerusuhan Kanjuruhan Menodai Pembangunan Sepakbola Nasional

Menpora: Kerusuhan Kanjuruhan Menodai Pembangunan Sepakbola Nasional

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.