Sehat, Wa Ode Siap Jalani Pemeriksaan

Kompas.com - 14/02/2012, 11:13 WIB
Penulis Icha Rastika
|
EditorHeru Margianto

JAKARTA, KOMPAS.com - Tersangka kasus dugaan suap pengalokasian dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah (PPID), Wa Ode Nurhayati, mengaku sehat dan siap menjalani pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi, Selasa (14/2/2012) pagi ini. Wa Ode yang didampingi kuasa hukumnya, Wa Ode Nurzainab tiba di gedung KPK, Jakarta sekitar pukul 10.00.

"Saya sehat. Saya siap menjalani pemeriksaan. Saya sudah dipindah kamar di rutan," kata Wa Ode singat saat memasuki gedung KPK.

Selebihnya, dia enggan berkomentar. Nur Zainab memperkirakan, dalam pemeriksaan kali ini KPK akan mengajukan pertanyaan ke Wa Ode seputar temuan KPK saat menggeledah ruangan Wa Ode di gedung DPR dan ruangan Sekretariat Banggar DPR.

KPK menetapkan Wa Ode dan pengusaha Fadh A Rafiq sebagai tersangka kasus dugaan suap PPID. Wa Ode selaku anggota Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat saat itu diduga menerima suap Rp 6 miliar dari Fadh A Rafiq yang diberikan melalui pengusaha Haris Suharman. Pemberian suap ini diduga terkait penetapan tiga kabupaten di Aceh sebagai daerah penerima dana PPID.

Selama ini, Wa Ode membantah tuduhan tersebut. Ia berkilah kalau dirinya sebagai anggota Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat saat itu, tidak memiliki kewenangan menetapkan alokasi dana PPID. Menurutnya, kewenangan penetapan alokasi dana PPID tersebut ada pada pimpinan Banggar DPR. Dia juga mengaku telah menyerahkan bukti-bukti keterlibatan pimpinan Banggar DPR itu ke KPK.

Jumat (10/2/2010) pekan lalu, tim penyidik KPK melakukan penggeledahan di ruangan Wa Ode di gedung DPR dan di ruang Sekretariat Banggar DPR. Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan, penggeledahan dilakukan untuk mencari alat bukti dalam mengembangkan kasus ini. Terbuka kemungkinan, katanya, ada tersangka baru terkait kasus dugaan suap PPID.

Dari penggeledahan itu, KPK menyita enam kardus berisi dokumen, dua ponsel, kaset rekaman, alat rekam, piringan CD, satu unit komputer, dan barang bukti lainnya. Johan mengatakan, pihaknya tengah mempelajari temuan-temuan tersebut.

”Ya, kami tindak lanjuti dengan memilih dan mempelajari mana hasil sitaan itu yang bisa dijadikan sebagai alat bukti,” kata Johan beberapa waktu lalu.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    UPDATE 9 Mei: Pasien Sembuh Covid-19 Capai 1.568.277 Orang

    UPDATE 9 Mei: Pasien Sembuh Covid-19 Capai 1.568.277 Orang

    Nasional
    UPDATE: Tambah 86.846 Total Spesimen Covid-19 yang Diperiksa 15.201.727

    UPDATE: Tambah 86.846 Total Spesimen Covid-19 yang Diperiksa 15.201.727

    Nasional
    UPDATE 9 Mei: Bertambah 3.922 Orang, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 1.713.684

    UPDATE 9 Mei: Bertambah 3.922 Orang, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 1.713.684

    Nasional
    Lakpesdam PBNU Nilai Soal-Soal TWK Pegawai KPK Ngawur dan Tidak Profesional

    Lakpesdam PBNU Nilai Soal-Soal TWK Pegawai KPK Ngawur dan Tidak Profesional

    Nasional
    Muhaimin Iskandar Singgung Pemerintah yang Larang Masyarakat Mudik tetapi Izinkan WNA Masuk

    Muhaimin Iskandar Singgung Pemerintah yang Larang Masyarakat Mudik tetapi Izinkan WNA Masuk

    Nasional
    Indonesia Kecam Pengusiran Paksa Warga Palestina oleh Polisi Israel Saat Tarawih di Masjid Al Aqsa

    Indonesia Kecam Pengusiran Paksa Warga Palestina oleh Polisi Israel Saat Tarawih di Masjid Al Aqsa

    Nasional
    Muhammadiyah Sayangkan Ada Pertanyaan 'Bersedia Lepas Jilbab' dalam Tes Wawasan Kebangsaan KPK

    Muhammadiyah Sayangkan Ada Pertanyaan 'Bersedia Lepas Jilbab' dalam Tes Wawasan Kebangsaan KPK

    Nasional
    SKB 3 Menteri soal Seragam Sekolah Dibatalkan, Komnas HAM: Kami Hormati, tetapi...

    SKB 3 Menteri soal Seragam Sekolah Dibatalkan, Komnas HAM: Kami Hormati, tetapi...

    Nasional
    Jadi Plt Ketum, Sunan Kalijaga Siap Bawa PKPI Berjaya dan Ikut Pemilu 2024

    Jadi Plt Ketum, Sunan Kalijaga Siap Bawa PKPI Berjaya dan Ikut Pemilu 2024

    Nasional
    UPDATE: 4.538 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri, Bertambah 8 Orang

    UPDATE: 4.538 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri, Bertambah 8 Orang

    Nasional
    157 WNA China Masuk Indonesia, Begini Kata Kemenkumham

    157 WNA China Masuk Indonesia, Begini Kata Kemenkumham

    Nasional
    Jadi Plt Ketum PKPI, Sunan Kalijaga: Saya Kaget Luar Biasa

    Jadi Plt Ketum PKPI, Sunan Kalijaga: Saya Kaget Luar Biasa

    Nasional
    76 Pekerja Migran Indonesia Berhasil Bebas Setelah Disekap Perusahaan di Kamboja

    76 Pekerja Migran Indonesia Berhasil Bebas Setelah Disekap Perusahaan di Kamboja

    Nasional
    Ketua DPR Tinjau Penerapan Larangan Mudik di 3 Provinsi

    Ketua DPR Tinjau Penerapan Larangan Mudik di 3 Provinsi

    Nasional
    Kemen PPPA Usul Agar Perempuan Lebih Banyak Terima Bantuan Presiden Usaha Mikro

    Kemen PPPA Usul Agar Perempuan Lebih Banyak Terima Bantuan Presiden Usaha Mikro

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X