PPP Minta Bimbingan PBNU - Kompas.com

PPP Minta Bimbingan PBNU

Kompas.com - 07/02/2012, 22:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali, Selasa (7/2/2012) malam, bersilaturahim ke kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). PPP datang untuk meminta bimbingan moral dari PBNU agar menjadi partai yang bersih dan santun.

Suryadharma datang ke kantor PBNU pukul 19.30 WIB didampingi Wakil Ketua Umum Lukmah Hakim Saefudin dan Emron Pangkapi, Ketua Fraksi PPP Hazrul Azwar dan Arwani yang juga menjabat sebagai Sekretaris Fraksi PPP. Mereka diterima Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj dan Sekretaris Jenderal PBNU Marsudi Suhud.

"Ini sudah kesekian kalinya kami lakukan. Kami ingin tetap menjaga tali silaturahim dengan PBNU," kata Ketua DPP Bidang Komunikasi dan Hubungan Media PPP, M Arwani Thomafi.

PPP juga meminta PBNU memberi bimbingan moral agar bisa tetap berpolitik secara bersih, jujur, dan berakhlakul karimah. PPP menganggap PBNU sebagai orangtua yang bisa mengarahkan PPP dalam memperjuangkan kepentingan agama, bangsa, dan negara.

"Selain komitmen internal kader untuk menjalankan politik bersih, santun, dan tidak korupsi, PPP juga butuh dukungan moral dari eksternal, termasuk PBNU," ujar Arwani.


EditorNasru Alam Aziz

Terkini Lainnya

Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Nasional
Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Nasional
Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Megapolitan
Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Megapolitan
14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

Regional
Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Regional
Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Internasional
Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek 'Online' Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek "Online" Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Megapolitan
Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Nasional
Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Internasional
Dua Orang yang Ditemukan Lemas di Mobil Diduga Keracunan

Dua Orang yang Ditemukan Lemas di Mobil Diduga Keracunan

Regional
Sandiaga Sebut Rencana Induk Penataan Tanah Abang Masih Disusun

Sandiaga Sebut Rencana Induk Penataan Tanah Abang Masih Disusun

Megapolitan
Diprotes Rakyatnya, PM Armenia Mengundurkan Diri

Diprotes Rakyatnya, PM Armenia Mengundurkan Diri

Internasional
Saat Bos First Travel Yakinkan Jaksa Perusahaannya Masih Mampu Berangkatkan Calon Jemaah

Saat Bos First Travel Yakinkan Jaksa Perusahaannya Masih Mampu Berangkatkan Calon Jemaah

Nasional
Akan Dilaporkan Kembali oleh Fransiska, Sandiaga Bilang, 'Lu Lagi Lu Lagi'

Akan Dilaporkan Kembali oleh Fransiska, Sandiaga Bilang, "Lu Lagi Lu Lagi"

Megapolitan

Close Ads X