Penangkapan di Surabaya Hasil Pengembangan Pilot Makassar - Kompas.com

Penangkapan di Surabaya Hasil Pengembangan Pilot Makassar

Kompas.com - 04/02/2012, 14:14 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Penangkapan SS, pilot maskapai penerbangan Lion Air, di Surabaya merupakan hasil pengembangan dari pengungkapan pilot yang sedang pesta sabu di Makassar belum lama ini. Hal tersebut diungkapkan oleh staf Humas Badan Nasional Narkotika (BNN), Sumirat Dwiyantio.

"Ini merupakan pengembangan dari penangkapan sebelumnya, kemudian sekitar pukul 03.30 kita melakukan penangkapan terhadap SS di kamar sebuah hotel di Surabaya," kata Sumirat seperti dikutip Tribunnews, Sabtu (4/2/2012).

Pada saat ditangkap, menurut Sumirat, SS bersama tiga orang lainnya sedang asyik bermain kartu. Tetapi, saat dites urine, hanya SS yang positif menggunakan sabu. "Kemungkinan ia menggunakan sabu sebelum bermain kartu. Memang ini sudah menjadi target kita," ucapnya.

Dari tempat penggerebekan, petugas menemukan satu buah bong (alat pengisap sabu) dan 0,04 gram sabu. BNN kini masih menyelidiki terkait adanya sindikat penjual narkoba di kalangan pilot. "Kita selidiki hal tersebut," ucapnya.

Kini SS sudah berada di Jakarta untuk menjalani proses lebih lanjut. "Tadi ia datang sekitar pukul 11.00 WIB," kata Sumirat. (Adi Suhendi)


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorAsep Candra

    Terkini Lainnya

    PKS Akui Ada Tawaran Bergabung Koalisi dari Jokowi

    PKS Akui Ada Tawaran Bergabung Koalisi dari Jokowi

    Nasional
    Fadli Zon Bantah 'Menggoreng' Isu Tenaga Kerja Asing di Indonesia

    Fadli Zon Bantah "Menggoreng" Isu Tenaga Kerja Asing di Indonesia

    Nasional
    Kuasa Hukum Ajukan Permohonan Pengobatan Diabetes Zumi Zola ke KPK

    Kuasa Hukum Ajukan Permohonan Pengobatan Diabetes Zumi Zola ke KPK

    Nasional
    Ditiup Angin Kencang, Pohon Beringin Tumbang dan Timpa 15 Mobil di Sukabumi

    Ditiup Angin Kencang, Pohon Beringin Tumbang dan Timpa 15 Mobil di Sukabumi

    Regional
    Saudi Sumbang Rp 1,3 Triliun untuk Bantuan Kemanusiaan di Suriah

    Saudi Sumbang Rp 1,3 Triliun untuk Bantuan Kemanusiaan di Suriah

    Internasional
    BNN Periksa Keterlibatan Manajemen Sense Karaoke dalam Peredaran Narkoba

    BNN Periksa Keterlibatan Manajemen Sense Karaoke dalam Peredaran Narkoba

    Megapolitan
    Wapres Berharap 'Kompas' Tetap Jaga Objektivitas dan Independensi

    Wapres Berharap "Kompas" Tetap Jaga Objektivitas dan Independensi

    Nasional
    Airlangga Hartarto: Saya Juga Punya Jadwal Ketemu Cak Imin

    Airlangga Hartarto: Saya Juga Punya Jadwal Ketemu Cak Imin

    Nasional
    Wacana Pelepasan Saham dan Dividen Rp 40 Miliar dari Perusahaan Bir untuk DKI

    Wacana Pelepasan Saham dan Dividen Rp 40 Miliar dari Perusahaan Bir untuk DKI

    Megapolitan
    Terindikasi Bawa Radioaktif, Kapal Asing Dikejar hingga ke Tengah Laut dalam Latihan Gabungan

    Terindikasi Bawa Radioaktif, Kapal Asing Dikejar hingga ke Tengah Laut dalam Latihan Gabungan

    Regional
    KPU Sebut DPR Sepakat Mantan Napi Korupsi Dilarang Ikut Pileg 2019

    KPU Sebut DPR Sepakat Mantan Napi Korupsi Dilarang Ikut Pileg 2019

    Nasional
    Indonesia Akan Gelar Fashion Show Busana Muslim Berkelas Dunia

    Indonesia Akan Gelar Fashion Show Busana Muslim Berkelas Dunia

    Nasional
    'May Day', Servis dan Ganti Oli Motor Gratis untuk Buruh Tangerang dan Bekasi

    "May Day", Servis dan Ganti Oli Motor Gratis untuk Buruh Tangerang dan Bekasi

    Megapolitan
    Kemenkumham Dorong Masyarakat Patenkan Potensi Indikasi Geografis di Daerahnya

    Kemenkumham Dorong Masyarakat Patenkan Potensi Indikasi Geografis di Daerahnya

    Nasional
    Polisi Temukan 7 Hektar Ladang Ganja di Aceh

    Polisi Temukan 7 Hektar Ladang Ganja di Aceh

    Megapolitan

    Close Ads X