Karikatur "Kompas" Raih Adinegoro 2011

Kompas.com - 01/02/2012, 03:43 WIB
Editor

Jakarta, Kompas - Karikatur karya Jitet Kustana berjudul ”Asing” memperoleh penghargaan jurnalistik Adinegoro 2011. Karikatur yang dimuat harian Kompas, 25 Mei 2011, itu menyisihkan 44 karya karikatur lain yang masuk ke meja panitia.

Dewan Juri Anugerah Adinegoro untuk kategori jurnalistik karikatur adalah Pramono R Pramoedjo (karikaturis), Dolorosa Sinaga (pekerja seni), dan Yusuf Susilo Hartono (Ketua Seksi Kebudayaan PWI Pusat). ”Saya senang dengan anugerah itu dan Kompas mempunyai andil dalam lahirnya karya tersebut,” kata Jitet di Jakarta, Selasa (31/1).

Bagi Jitet, karikatur yang menggambarkan tulang belulang ikan asin(g) sangat universal, berumur lama, dan aktual. ”Itu menyangkut kekayaan alam Indonesia yang terus disedot asing, sementara rakyat yang menikmati tulangnya,” kata Jitet.

Anugerah Jurnalistik Adinegoro itu diserahkan pada peringatan Hari Pers Nasional, 9 Februari 2012, di Jambi. Jitet, karikaturis kelahiran Semarang, 4 Januari 1967, itu pada tahun 1998 dinobatkan Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) sebagai karikaturis peraih penghargaan internasional terbanyak di Indonesia.

Untuk kategori jurnalistik televisi, ”Menggarami Lautan Garam”, yang disiarkan Kompas TV pada 8 Desember 2011 meraih penghargaan Adinegoro 2011 untuk kategori jurnalistik televisi. ”Temanya sangat orisinal, berani mengambil tema non-Jakarta, nonperbatasan, dan nonkemiskinan seperti banyak ditayangkan. Risetnya dalam dan memberi masukan kepada masyarakat tentang bagaimana memanfaatkan garam,” kata Hermien Y Kleden, salah satu juri untuk Kategori Jurnalistik Televisi, dalam siaran pers, Selasa.

”Menggarami Lautan Garam” menyisihkan 33 peserta karya jurnalistik televisi. Dewan juri untuk karya jurnalistik televisi adalah Arswendo Atmowiloto (penulis/praktisi media) dan Erina HC Tobing (praktisi jurnalistik televisi). (BDM)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aturan Investasi Miras Dicabut, Yusril: Presiden Harus Terbitkan Perpres Baru

Aturan Investasi Miras Dicabut, Yusril: Presiden Harus Terbitkan Perpres Baru

Nasional
Pertemuan Menlu ASEAN, Indonesia Tekankan Tiga Isu untuk Bantu Myanmar

Pertemuan Menlu ASEAN, Indonesia Tekankan Tiga Isu untuk Bantu Myanmar

Nasional
Meutya Hafid: Golkar Tidak Sedang Agendakan Konvensi Capres

Meutya Hafid: Golkar Tidak Sedang Agendakan Konvensi Capres

Nasional
Jokowi Cabut Aturan soal Investasi Industri Miras, PKS: Tidak Ada Kata Terlambat

Jokowi Cabut Aturan soal Investasi Industri Miras, PKS: Tidak Ada Kata Terlambat

Nasional
Geledah Rumah Pribadi Nurdin Abdullah, KPK Amankan Dokumen dan Uang Tunai

Geledah Rumah Pribadi Nurdin Abdullah, KPK Amankan Dokumen dan Uang Tunai

Nasional
Satgas: Berlibur Panjang saat Pandemi Tak Bijak, Berdampak pada Kematian Pasien Covid-19

Satgas: Berlibur Panjang saat Pandemi Tak Bijak, Berdampak pada Kematian Pasien Covid-19

Nasional
Satgas: Angka Kematian akibat Covid-19 Meningkat di Bulan-bulan Libur Panjang

Satgas: Angka Kematian akibat Covid-19 Meningkat di Bulan-bulan Libur Panjang

Nasional
Satgas: Jangan Pandang Vaksin Covid-19 sebagai Solusi Mutlak Atasi Pandemi

Satgas: Jangan Pandang Vaksin Covid-19 sebagai Solusi Mutlak Atasi Pandemi

Nasional
Menlu: Indonesia Harap Seluruh Negara ASEAN Pahami Hak dan Kewajiban untuk Bantu Myanmar

Menlu: Indonesia Harap Seluruh Negara ASEAN Pahami Hak dan Kewajiban untuk Bantu Myanmar

Nasional
Angka Kematian Pasien Covid-19 pada Pekan Keempat Februari Meningkat Drastis

Angka Kematian Pasien Covid-19 pada Pekan Keempat Februari Meningkat Drastis

Nasional
Ketua Dewas KPK Surati Presiden, Laporkan Kekosongan Jabatan yang Ditinggalkan Almarhum Artidjo Alkostar

Ketua Dewas KPK Surati Presiden, Laporkan Kekosongan Jabatan yang Ditinggalkan Almarhum Artidjo Alkostar

Nasional
Aturan Investasi Miras Dicabut, PAN: Jokowi Mendengar jika Berkaitan dengan Kemaslahatan Masyarakat

Aturan Investasi Miras Dicabut, PAN: Jokowi Mendengar jika Berkaitan dengan Kemaslahatan Masyarakat

Nasional
Ada di Banyuwangi, Puan Tinjau Penerapan Protokol Kesehatan di Tempat Wisata

Ada di Banyuwangi, Puan Tinjau Penerapan Protokol Kesehatan di Tempat Wisata

Nasional
KPU Siap Bantu Instansi yang Akses Data untuk Sukseskan Program Nasional

KPU Siap Bantu Instansi yang Akses Data untuk Sukseskan Program Nasional

Nasional
Gibran Rakabuming Minta Anggota Karang Taruna Dukung Vaksinasi Covid-19

Gibran Rakabuming Minta Anggota Karang Taruna Dukung Vaksinasi Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X