Wa Ode: Lebih Besar dari Kasus Nazaruddin

Kompas.com - 27/01/2012, 17:28 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

JAKARTA, KOMPAS.com Pengacara Wa Ode Nurhayati, Wa Ode Nur Zaenab, mengungkapkan, kliennya telah menyerahkan berbagai dokumen dan data permainan pimpinan Badan Anggaran DPR terkait alokasi anggaran dana percepatan pembangunan infrastruktur di daerah kepada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Wa Ode, jika KPK mau serius mendalami dokumen-dokumen itu, maka akan terungkap bahwa permainan di Badan Anggaran DPR (Banggar DPR) jauh lebih besar dibanding kasus yang melibatkan Muhammad Nazaruddin.

"Bentuknya dokumen, sangat mudah dibuktikan jika mau. Kalau KPK mau serius, itu jauh lebih besar dari kasus Nazaruddin," kata Wa Ode Nur Zaenab saat dihubungi, Jumat (27/1/2012).

Wa Ode Nurhayati adalah tersangka kasus korupsi terkait alokasi anggaran dana percepatan pembangunan infrastruktur daerah 2011 di DPR. Wa Ode Nurhayati telah ditahan KPK di Rutan Pondok Bambu.

Selain Wa Ode Nurhayati, KPK juga menetapkan Fahd A Rafiq sebagai tersangka. Pengusaha yang juga Ketua Umum Generasi Muda Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (Ketum Gema MKGR) ini belum ditahan oleh KPK.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    25th

    Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Panglima TNI Tinjau Pelatihan Tracer Digital Bagi Babinsa hingga Babinpotdirga

    Panglima TNI Tinjau Pelatihan Tracer Digital Bagi Babinsa hingga Babinpotdirga

    Nasional
    Risma Jelaskan Langkah Cegah Korupsi Bansos: Sinkronkan Data hingga Transfer ke Rekening Penerima

    Risma Jelaskan Langkah Cegah Korupsi Bansos: Sinkronkan Data hingga Transfer ke Rekening Penerima

    Nasional
    Dukung Perpanjangan PPKM Level 4, Fraksi PPP Minta Pemerintah Jalankan 2 Hal Ini

    Dukung Perpanjangan PPKM Level 4, Fraksi PPP Minta Pemerintah Jalankan 2 Hal Ini

    Nasional
    Ditanya soal Pemeriksaan Anies dalam Kasus Munjul, Ini Jawaban Ketua KPK

    Ditanya soal Pemeriksaan Anies dalam Kasus Munjul, Ini Jawaban Ketua KPK

    Nasional
    Menkes Sebut Impor Remdesivir, Actemra dan Gammaraas Akan Mulai Masuk Bulan Agustus

    Menkes Sebut Impor Remdesivir, Actemra dan Gammaraas Akan Mulai Masuk Bulan Agustus

    Nasional
    Pemerintah Disarankan Lakukan Ini untuk Perbesar Angka Testing Covid-19

    Pemerintah Disarankan Lakukan Ini untuk Perbesar Angka Testing Covid-19

    Nasional
    Menag Siap Kerahkan 50.000 Penyuluh Agama untuk Kampanyekan 5M

    Menag Siap Kerahkan 50.000 Penyuluh Agama untuk Kampanyekan 5M

    Nasional
    PPKM Level 4 Luar Jawa-Bali: Kegiatan Olahraga Boleh asal Tak Ciptakan Kerumunan

    PPKM Level 4 Luar Jawa-Bali: Kegiatan Olahraga Boleh asal Tak Ciptakan Kerumunan

    Nasional
    PPKM Level 4 Diperpanjang, Anggota DPR: Berhasil atau Tidak, Laporkan Secara Utuh

    PPKM Level 4 Diperpanjang, Anggota DPR: Berhasil atau Tidak, Laporkan Secara Utuh

    Nasional
    Terkendala Tingginya Kasus Covid-19, Komnas HAM Berupaya Selesaikan Laporan Akhir TWK

    Terkendala Tingginya Kasus Covid-19, Komnas HAM Berupaya Selesaikan Laporan Akhir TWK

    Nasional
    Menkes: Kebutuhan Oksigen 2.500 Ton Per Hari, Kapasitas Produksi Hanya 1.700 Ton

    Menkes: Kebutuhan Oksigen 2.500 Ton Per Hari, Kapasitas Produksi Hanya 1.700 Ton

    Nasional
    Aturan Makan 20 Menit, Mendagri: Upayakan Tak Mengobrol...

    Aturan Makan 20 Menit, Mendagri: Upayakan Tak Mengobrol...

    Nasional
    11 Hari Terakhir, Kematian Harian Akibat Covid-19 di Atas 1.000 Kasus

    11 Hari Terakhir, Kematian Harian Akibat Covid-19 di Atas 1.000 Kasus

    Nasional
    Warga Diminta Serahkan Fotokopi KTP Saat Vaksinasi, Puan: Jangan Sampai Disalahgunakan Oknum

    Warga Diminta Serahkan Fotokopi KTP Saat Vaksinasi, Puan: Jangan Sampai Disalahgunakan Oknum

    Nasional
    UPDATE: Sebaran 28.228 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jabar-Jateng yang Lewati 4.000

    UPDATE: Sebaran 28.228 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jabar-Jateng yang Lewati 4.000

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X