Kompas.com - 27/01/2012, 16:51 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

JAKARTA, KOMPAS.com — Tersangka kasus korupsi terkait alokasi anggaran Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah 2011, Wa Ode Nurhayati, melayangkan surat minta dijadikan tahanan kota atau rumah.

Kader Partai Amanat Nasional ini mulai ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi sejak semalam di Rumah Tahanan Pondok Bambu. "Kami sudah layangkan surat ke KPK hari ini meminta agar dialihkan status penahanannya dari rumah tahanan ke tahanan kota atau tahanan rumah," kata Wa Ode Nur Zaenab, pengacara Wa Ode Nurhayati.

Menurut Wa Ode Nur Zaenab, kliennya ditempatkan bersama 30 tahanan lainnya. Dalam kasus ini, KPK juga telah menetapkan pengusaha Fahd A Rafiq sebagai tersangka. Fahd diduga sebagai pihak yang memberikan suap kepada Wa Ode Nurhayati. Akan tetapi, berbeda dengan Wa Ode Nurhayati, Fahd belum ditahan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    25th

    Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Pengunjung di Warung Makan di Wilayah PPKM Level 3 Dibatasi Maksimal 30 Menit

    Pengunjung di Warung Makan di Wilayah PPKM Level 3 Dibatasi Maksimal 30 Menit

    Nasional
    Di Wilayah PPKM Level 3, Pasar Boleh Buka sampai Pukul 17.00

    Di Wilayah PPKM Level 3, Pasar Boleh Buka sampai Pukul 17.00

    Nasional
    Jemaah di Tempat Ibadah Wilayah PPKM Level 3 Dibatasi 20 Orang

    Jemaah di Tempat Ibadah Wilayah PPKM Level 3 Dibatasi 20 Orang

    Nasional
    Luhut: Ada 95 Kabupaten/Kota Terapkan PPKM Level 4 Jawa-Bali

    Luhut: Ada 95 Kabupaten/Kota Terapkan PPKM Level 4 Jawa-Bali

    Nasional
    Mal Boleh Buka Terbatas di Wilayah PPKM Level 3 Jawa-Bali

    Mal Boleh Buka Terbatas di Wilayah PPKM Level 3 Jawa-Bali

    Nasional
    PPKM Level 4 Diperpanjang, Tranportasi Umum Konvensional dan Online Kapasitas Angkut 50 Persen

    PPKM Level 4 Diperpanjang, Tranportasi Umum Konvensional dan Online Kapasitas Angkut 50 Persen

    Nasional
    PPKM Level 4 Diperpanjang, Jokowi: Angka Kematian Harus Ditekan Maksimal

    PPKM Level 4 Diperpanjang, Jokowi: Angka Kematian Harus Ditekan Maksimal

    Nasional
    PPKM Level 4 Diperpanjang, Jokowi Ajak Masyarakat Bersatu Lawan Covid-19

    PPKM Level 4 Diperpanjang, Jokowi Ajak Masyarakat Bersatu Lawan Covid-19

    Nasional
    Jokowi Imbau Masyarakat Waspadai Varian Virus Corona yang Lebih Menular

    Jokowi Imbau Masyarakat Waspadai Varian Virus Corona yang Lebih Menular

    Nasional
     Jokowi Minta Menterinya Bagikan Vitamin hingga Suplemen ke Masyarakat secara Maksimal

    Jokowi Minta Menterinya Bagikan Vitamin hingga Suplemen ke Masyarakat secara Maksimal

    Nasional
    PPKM Diperpanjang, Pemerintah Berikan Bantuan untuk Masyarakat dan Usaha Mikro Kecil

    PPKM Diperpanjang, Pemerintah Berikan Bantuan untuk Masyarakat dan Usaha Mikro Kecil

    Nasional
    Jokowi Minta Masyarakat Tetap Berhati-hati Sikapi Perbaikan Pengendalian Covid-19

    Jokowi Minta Masyarakat Tetap Berhati-hati Sikapi Perbaikan Pengendalian Covid-19

    Nasional
    PPKM Level 4 Diperpanjang, Waktu Pengunjung di Warung Makan Maksimal 20 Menit

    PPKM Level 4 Diperpanjang, Waktu Pengunjung di Warung Makan Maksimal 20 Menit

    Nasional
    Jokowi: Pasar Rakyat Boleh Buka asal Penerapan Protokol Kesehatan Ketat

    Jokowi: Pasar Rakyat Boleh Buka asal Penerapan Protokol Kesehatan Ketat

    Nasional
    PPKM Diperpanjang: Toko Kelontong, Laundry, Outlet Voucher, hingga Pangkas Rambut Boleh Buka

    PPKM Diperpanjang: Toko Kelontong, Laundry, Outlet Voucher, hingga Pangkas Rambut Boleh Buka

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X