Aturan Kirim Status Kehamilan di Facebook

Kompas.com - 27/01/2012, 10:21 WIB
EditorDini

KOMPAS.com - Hampir semua ibu merasa begitu bahagia ketika mengandung si buah hati, sampai-sampai ingin selalu bercerita pada semua orang apa saja yang dia alami. Dengan adanya jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter, saluran ekspresi makin terbuka lebar. Namun, menurut Marisa Cohen, penulis buku Deliver This!, berbagi pengalaman selama hamil di Facebook juga ada etiketnya.

"Hal menyenangkan dari memiliki Facebook, Anda bisa menyebarkan kabar terkini seputar si calon bayi ke seluruh teman dalam hitungan detik. Tidak perlu lagi memakai telepon atau repot menulis e-mail. Tinggal tulis status, lalu sebarkan," kata Cohen. Tapi, lanjutnya, sebaiknya Anda menghindari untuk menggunakan boks update status sebagai jurnal pribadi Anda.

Ada beberapa momen yang mungkin ingin diketahui semua teman Anda. Misalnya hasil USG terakhir yang memperlihatkan jenis kelamin calon bayi atau ketika si bayi pertama kali menendang di dalam perut. Tapi detail-detail seperti muntah-muntah, morning sickness, varises di kaki, hingga sulit tidur, sepertinya bukan untuk dikonsumsi orang banyak.

"Usahakan untuk membagi berita yang ringan-ringan saja, lalu pertimbangkan juga siapa yang sebaiknya menerima update status Anda ini," saran Julie Spira, kolom The Rules of Netiquette untuk The Huffington Post. "Apakah Anda ingin berbagi penderitaan ini dengan teman-teman dekat saja, atau semua orang, termasuk klien dan atasan di kantor?" lanjut Spira.


Mohon pertimbangkan hal ini sebelum menekan tombol "Post". Sementara bila bicara tentang satu hal yang harus Anda bagikan dengan orang lain, itu adalah foto pertama Anda menggendong si bayi yang baru lahir. Percayalah, semua orang pasti akan menyukainya!



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kata Helmy Yahya, Karyawan TVRI Dapat Tunjangan Kinerja Saat Dipimpinnya

Kata Helmy Yahya, Karyawan TVRI Dapat Tunjangan Kinerja Saat Dipimpinnya

Nasional
SKT FPI Tak Terbit, Kemendagri Sebut karena Tak Sesuai Asas Pancasila

SKT FPI Tak Terbit, Kemendagri Sebut karena Tak Sesuai Asas Pancasila

Nasional
Tak Ingin Ketum PAN Dipilih Aklamasi, Asman Abnur Tegaskan Akan Berjuang

Tak Ingin Ketum PAN Dipilih Aklamasi, Asman Abnur Tegaskan Akan Berjuang

Nasional
Jokowi Putuskan soal Subsidi Elpiji 3 Kg Setelah Dapat Laporan dari Menteri

Jokowi Putuskan soal Subsidi Elpiji 3 Kg Setelah Dapat Laporan dari Menteri

Nasional
Temui Wapres, Khofifah Minta Dukungan Pembangunan Indonesia Islamic Science Park

Temui Wapres, Khofifah Minta Dukungan Pembangunan Indonesia Islamic Science Park

Nasional
KPK Tetapkan 10 Tersangka Kasus Proyek Jalan di Bengkalis

KPK Tetapkan 10 Tersangka Kasus Proyek Jalan di Bengkalis

Nasional
Helmy Yahya Akui Pembelian Hak Siar Liga Inggris di TVRI Tak Dianggarkan

Helmy Yahya Akui Pembelian Hak Siar Liga Inggris di TVRI Tak Dianggarkan

Nasional
Helmy Yahya Donasikan Kuis 'Siapa Berani' ke TVRI

Helmy Yahya Donasikan Kuis "Siapa Berani" ke TVRI

Nasional
Tak Mau Disamakan dengan Keraton Agung Sejagat, Keraton di Sukoharjo Beri Penjelasan

Tak Mau Disamakan dengan Keraton Agung Sejagat, Keraton di Sukoharjo Beri Penjelasan

Nasional
Jadi Caketum PAN, Asman Abnur: Banyak Program Saya yang Diapresiasi Saat Jadi Menteri

Jadi Caketum PAN, Asman Abnur: Banyak Program Saya yang Diapresiasi Saat Jadi Menteri

Nasional
Yasonna Masuk Tim Hukum PDI-P Lawan KPK, Ini Respons Jokowi

Yasonna Masuk Tim Hukum PDI-P Lawan KPK, Ini Respons Jokowi

Nasional
Amnesty International Khawatir Jaksa Agung Giring Penuntasan Kasus Semanggi I dan II secara Non-Yudisial

Amnesty International Khawatir Jaksa Agung Giring Penuntasan Kasus Semanggi I dan II secara Non-Yudisial

Nasional
Semua Pengikut Keraton Agung Sejagat di Klaten Miliki Seragam dan KTA

Semua Pengikut Keraton Agung Sejagat di Klaten Miliki Seragam dan KTA

Nasional
Anggap Tragedi Semanggi Bukan Pelanggaran HAM, Jaksa Agung Dinilai Lari dari Tanggung Jawab

Anggap Tragedi Semanggi Bukan Pelanggaran HAM, Jaksa Agung Dinilai Lari dari Tanggung Jawab

Nasional
Tak Mampu Selesaikan Tragedi Semanggi, Jaksa Agung Dianggap Cari Jalan Tengah

Tak Mampu Selesaikan Tragedi Semanggi, Jaksa Agung Dianggap Cari Jalan Tengah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X