E-KTP Tidak Akan Jadi Acuan Data Pilkada 2012

Kompas.com - 03/01/2012, 12:28 WIB
Penulis Riana Afifah
|
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com — Pada tanggal 14 Januari nanti, daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) sudah harus masuk ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta. Mengingat keterbatasan waktu ini, KTP elektronik atau e-KTP yang ditargetkan selesai pada April mendatang, tidak dapat dijadikan acuan data penduduk untuk Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2012.

"Saya kira belum bisa kita jadikan untuk data Pilkada DKI pada 2012," kata Gubernur DKI Fauzi Bowo, di Jakarta, Selasa (3/1/2012).

Sementara itu, penduduk yang sudah merekam data ulang di kelurahan-kelurahan tercatat sekitar 70 persen dari 7,4 juta jiwa wajib KTP di DKI sehingga tetap tidak dapat dipaksakan menggunakan e-KTP untuk mendata jumlah pemilih di Jakarta.

"Ya sekarang belum bisa, tapi untuk Pilpres 2014, e-KTP sudah bisa dijadikan untuk data pemilih," ujar Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo.

Kepala Dinas Dukcapil DKI Purba Hutapea mengatakan, target tetap tidak akan berubah, yaitu April 2012. Mengingat hal tersebut juga sudah dikabulkan oleh Kementerian Dalam Negeri. Perpanjangan pendataan e-KTP ini sesuai dengan surat Menteri Dalam Negeri Nomor 471.13/5079/SJ tanggal 20 Desember 2011 perihal Perpanjangan Waktu Pelayanan e-KTP Secara Massal untuk 197 Kabupaten/Kota termasuk di DKI Jakarta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.