Glenn Rayakan Natal Bersama Jemaat GKI Yasmin

Kompas.com - 25/12/2011, 15:31 WIB
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

BOGOR, KOMPAS.com - Setelah dilarang untuk beribadah di trotoar depan gedung gereja GKI Yasmin, puluhan jemaat akhirnya menjalankan ibadah perayaan Natal di salah satu rumah jemaat, di Perumahan Taman Yasmin, Bogor, Jawa Barat, Minggu (25/12/2011).

Banyaknya jumlah jemaat yang ditampung di rumah yang tak terlalu luas, membuat para jemaat harus duduk berdesak-desakan. Akan tetapi, ibadah tetap berjalan khidmat dan penuh suka cita.

Perayaan Natal jemaat GKI Yasmin pun semakin penuh suka cita dengan kehadiran penyanyi papan atas Tanah Air, Glenn Fredly, yang turut menjalankan ibadah bersama jemaat.

Glenn datang ketika ibadah sedang berlangsung. Ia ditemani beberapa rekannya dan langsung duduk di ruang tengah untuk mengikuti ibadah. Pada akhir ibadah, Glenn membawakan sebuah lagu berjudul "Jadilah Terang".

Hanya dengan iringan gitar akustik yang dia mainkan sendiri, Glenn seakan mengajak jemaat GKI Yasmin untuk tetap kuat dan terus menjadi terang bagi sesama.

Lirik lagu yang syahdu itu sesekali membuat jemaat yang hadir tersenyum lepas. Sebelum bernyanyi, Glenn pun sempat membacakan sebuah puisi karya pendeta asal Papua, yang berjudul 'Dari Papua untuk Indonesia'.

Glenn bukan satu-satunya orang yang memberikan dukungan. Putri mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Inayah Wahid beserta adik Gus Dur, Lily Wahid serta The Asian Muslim Action Network (AMAN) turut hadir dan berbaur dengan jemaat dalam ibadah tersebut.

Bahkan, Lily Wahid tampak sangat kecewa melihat jemaat GKI Yasmin dilarang beribadah di depan gedung gereja mereka.

"Negara apa ini? Tidak menghargai Pancasila. Orang mau ibadah kok dilarang," katanya.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Ketua MPR Minta Gugus Tugas Covid-19 Seluruh Institusi Militer di Jabar Diperiksa

    Ketua MPR Minta Gugus Tugas Covid-19 Seluruh Institusi Militer di Jabar Diperiksa

    Nasional
    Kejar Tes PCR 15.000 Per Minggu, Jabar Lakukan Penguatan Kesiapan Laboratorium

    Kejar Tes PCR 15.000 Per Minggu, Jabar Lakukan Penguatan Kesiapan Laboratorium

    Nasional
    KSAL Tinjau Progres Pembangunan Markas Koarmada III Sorong

    KSAL Tinjau Progres Pembangunan Markas Koarmada III Sorong

    Nasional
    Panglima TNI dan Kapolri Resmikan Program Kampung Tangguh Nusantara di Banten

    Panglima TNI dan Kapolri Resmikan Program Kampung Tangguh Nusantara di Banten

    Nasional
    Tak Punya Perjanjian Ekstradisi, Begini Cara Pemerintah Bawa Maria Pauline Lumowa dari Serbia....

    Tak Punya Perjanjian Ekstradisi, Begini Cara Pemerintah Bawa Maria Pauline Lumowa dari Serbia....

    Nasional
    Klaster Baru Penularan Covid-19 di Secapa AD yang Belum Diketahui Sumbernya...

    Klaster Baru Penularan Covid-19 di Secapa AD yang Belum Diketahui Sumbernya...

    Nasional
    Penambahan Kasus Covid-19 Tertinggi dan 'Lampu Merah' dari Presiden Jokowi

    Penambahan Kasus Covid-19 Tertinggi dan "Lampu Merah" dari Presiden Jokowi

    Nasional
    [POPULER NASIONAL] Rekam Jejak Maria Pauline Lumowa | Rekor Kasus Baru Covid-19

    [POPULER NASIONAL] Rekam Jejak Maria Pauline Lumowa | Rekor Kasus Baru Covid-19

    Nasional
    Akhir Pelarian Tersangka Pembobol Bank BNI Setelah 17 Tahun Buron

    Akhir Pelarian Tersangka Pembobol Bank BNI Setelah 17 Tahun Buron

    Nasional
    Indonesia Mampu Produksi Alat Rapid Test, per Unit Harganya Rp 75.000

    Indonesia Mampu Produksi Alat Rapid Test, per Unit Harganya Rp 75.000

    Nasional
    Menko PMK: Tidak Ada Alasan Tak Percaya Diri dengan Ventilator Dalam Negeri

    Menko PMK: Tidak Ada Alasan Tak Percaya Diri dengan Ventilator Dalam Negeri

    Nasional
    Pemerintah Akan Beri Sanksi RS dengan Tarif Rapid Test di Atas Rp 150.000

    Pemerintah Akan Beri Sanksi RS dengan Tarif Rapid Test di Atas Rp 150.000

    Nasional
    Tanoto Foundation Gandeng Pusdiklat Kesos untuk Cegah Stunting

    Tanoto Foundation Gandeng Pusdiklat Kesos untuk Cegah Stunting

    Nasional
    Curhat Seorang Dokter ke Jokowi, Distigma hingga Diintimidasi Keluarga Pasien Covid-19

    Curhat Seorang Dokter ke Jokowi, Distigma hingga Diintimidasi Keluarga Pasien Covid-19

    Nasional
    Tak Langsung Periksa Maria Pauline Lumowa, Bareskrim: Dia Sedang Istirahat

    Tak Langsung Periksa Maria Pauline Lumowa, Bareskrim: Dia Sedang Istirahat

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X