Warga Penggarap Register 45 Jalani Sidang Kedua

Kompas.com - 21/12/2011, 18:25 WIB
|
EditorRobert Adhi Ksp

TULANG BAWANG, KOMPAS.com - Salah seorang warga penggarap lahan register 45 di Kabupaten Mesuji, Lampung Wayan Bonjol menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Menggala, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, Rabu (21/12/2011).

Ia didakwa menduduki lahan yang menjadi lokasi Izin Pengusahaan Hutan Tanaman Industri PT Silva Inhutani Lampung tanpa izin. Wayan hanya satu dari delapan warga yang menduduki register 45 Suay Umpu yang ditangkap. Kecuali Wayan, tujuh orang warga lain sudah divonis delapan sampai 21 bulan.

Dalam sidang yang dipimpin oleh ketua majelis hakim Ojo Sumarna itu dihadirkan dua saksi, yakni Dhaniel dari Bagian Pertanahan PT Silva Inhutani dan M Pangaribuan dari Dinas Kehutanan Kabupaten Mesuji.

Dalam keterangannya, Dhaniel mengatakan bahwa Wayan Bonjol merambah register 45, menebangi tanaman albasia milik PT Silva Inhutani, mendirikan rumah, dan berkebun singkong dalam kawasan register 45 sejak tahun 2009 tanpa izin.

Wayan diperkirakan memiliki lahan 3-4 hektar. Akan tetapi, Wayan membantahnya. Menurutnya, ketika dia masuk ke register 45 tahun 2009 kondisi lokasi sudah layaknya sebuah desa.

Permukiman sudah banyak bahkan sudah berdiri sekolah dan rumah-rumah ibadah. Lahan register 45 di Suay Umpu mulai dari daerah Tugu Roda, Sawit Kembar, hingga Blok Balian ditinggali sekitar 1.600 keluarga.

Mereka masuk ke lokasi itu pertama kali tahun 2006. Sejak itu sudah terjadi tiga kali penggusuran oleh aparat. Yang terakhir ialah penggusuran pada September 2011 lalu.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Penyebaran Virus Corona, Kemendes PDTT Wajibkan Desa Bentuk Relawan Desa Lawan Covid-19

Cegah Penyebaran Virus Corona, Kemendes PDTT Wajibkan Desa Bentuk Relawan Desa Lawan Covid-19

Nasional
Antisipasi Covid-19 di Lapas, Seharusnya Pemerintah Gunakan Pendekatan Wilayah

Antisipasi Covid-19 di Lapas, Seharusnya Pemerintah Gunakan Pendekatan Wilayah

Nasional
Masker Kain Hanya Tangkal Virus 70 Persen, Masyarakat Diminta Tetap Jaga Jarak

Masker Kain Hanya Tangkal Virus 70 Persen, Masyarakat Diminta Tetap Jaga Jarak

Nasional
Penjelasan Gugus Tugas Covid-19 soal Tiga Jenis Masker dan Penggunaannya

Penjelasan Gugus Tugas Covid-19 soal Tiga Jenis Masker dan Penggunaannya

Nasional
KSP: Pembatasan Sosial Skala Besar Sudah Dijalankan Sejumlah Pemda

KSP: Pembatasan Sosial Skala Besar Sudah Dijalankan Sejumlah Pemda

Nasional
Perangkat Desa Disarankan Lakukan Mitigasi Ekonomi Desa Hadapi Covid-19

Perangkat Desa Disarankan Lakukan Mitigasi Ekonomi Desa Hadapi Covid-19

Nasional
5 Tugas Khusus Perangkat Desa untuk Tanggulangi Covid-19

5 Tugas Khusus Perangkat Desa untuk Tanggulangi Covid-19

Nasional
Istana Sebut Darurat Sipil Diberlakukan jika Ada Kekacauan saat PSBB Diterapkan

Istana Sebut Darurat Sipil Diberlakukan jika Ada Kekacauan saat PSBB Diterapkan

Nasional
PKS Minta Presiden Dengarkan Para Ahli Dalam Tangani Covid-19

PKS Minta Presiden Dengarkan Para Ahli Dalam Tangani Covid-19

Nasional
Masyarakat Didorong Bentuk Relawan Tanggap Covid-19 di Desa

Masyarakat Didorong Bentuk Relawan Tanggap Covid-19 di Desa

Nasional
Pemerintah Mewaspadai Penyebaran Covid-19 Melalui Orang Tanpa Gejala

Pemerintah Mewaspadai Penyebaran Covid-19 Melalui Orang Tanpa Gejala

Nasional
Polemik Pembebasan Napi Koruptor Saat Wabah Covid-19 Merebak

Polemik Pembebasan Napi Koruptor Saat Wabah Covid-19 Merebak

Nasional
Jubir Presiden Ralat Pernyataan: Relaksasi Kredit untuk yang Terdampak Covid-19

Jubir Presiden Ralat Pernyataan: Relaksasi Kredit untuk yang Terdampak Covid-19

Nasional
Mahfud Sebut Koruptor Lebih Bagus Diisolasi di Lapas Ketimbang di Rumah

Mahfud Sebut Koruptor Lebih Bagus Diisolasi di Lapas Ketimbang di Rumah

Nasional
Mahfud: Tak Ada Rencana Pemerintah Beri Remisi atau Pembebasan Bersyarat ke Koruptor

Mahfud: Tak Ada Rencana Pemerintah Beri Remisi atau Pembebasan Bersyarat ke Koruptor

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X