Ketua KPU Menjadi Tersangka

Kompas.com - 11/10/2011, 03:32 WIB
Editor

Jakarta, Kompas - Ketua Komisi Pemilihan Umum Abdul Hafiz Anshary menjadi tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan surat Pemilu 2009. Hal itu diungkapkan Wakil Jaksa Agung Darmono yang menyatakan, Kejaksaan Agung telah menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan perkara tersebut pada 15 Agustus 2011.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Noor Rachmad mengatakan, dalam surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) itu disebutkan, tersangka Hafiz Anshary dikenai Pasal 263 Kitab Undang-undang Hukum Pidana tentang pemalsuan surat dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara.

”Detail perkara sebaiknya ditanyakan kepada Bareskrim Polri selaku penyidik,” kata Noor di Jakarta, Senin (10/10).

Namun, menurut Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Sutarman melalui pesan singkat, Hafiz Anshary belum ditetapkan sebagai tersangka karena saksi-saksi belum diperiksa semua.

”SPDP dikirim ke Kejaksaan Agung atas laporan polisi Abdul Sukur Mandar terhadap terlapor Ketua KPU,” tutur Sutarman. Alasan pelaporan itu karena penetapan KPU dinilai tidak didasarkan pada penghitungan suara KPU Halmahera Barat.

Anggota KPU, I Gusti Putu Artha, saat dihubungi mengatakan, Hafiz Anshary sudah mengetahui penetapan dirinya sebagai tersangka dari media massa. Namun, belum ada pemberitahuan resmi atau pemanggilan pemeriksaan dari Kejagung.

Putu menduga penetapan tersangka ini berawal dari laporan calon legislatif Partai Hanura daerah pemilihan Maluku Utara yang gagal mendapatkan kursi, yaitu Sukur Mandar. Sukur melaporkan KPU ke Panitia Kerja Mafia Pemilu dan Polri setelah kasus surat palsu Mahkamah Konstitusi mencuat.

(FAJ/FER/INA)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.