Lima PNS Kemkeu Diberhentikan Sementara

Kompas.com - 06/10/2011, 16:58 WIB
Penulis Orin Basuki
|
EditorAgus Mulyadi

JAKARTA, KOMPAS.com -  Lima pegawai negeri sipil (PNS) Kementerian Keuangan diberhentikan sementara, karena diduga membocorkan dokumen Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah (PPID).

Dokumen itu belum waktunya disebarluaskan, namun ternyata sudah tersebar luas.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengungkapkan hal tersebut di Jakarta, Kamis (6/10/2011).

Menurut Agus, pihaknya mengkaji ulang pegawai-pegawai dan pejabat yang mungkin masuk dalam kategori dapat diduga membocorkan dokumen. Mereka juga patut diduga bekerja sama dengan pihak luar Kementerian Keuangan.

"Ini menunjukkan ketidakdisiplinan dan pelanggaran. Sekarang ini sudah dibebastugaskan sementara, supaya bisa dilakukan investigasi secara lebih khusus dan nanti bisa ditemukan siapa yang bertanggung jawab," ujarnya, sembari menambahkan bahwa kelima PNS itu bekerja di lingkungan Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.