Airbus Versi Militer Terbaru Mendarat di Halim - Kompas.com

Airbus Versi Militer Terbaru Mendarat di Halim

Kompas.com - 04/10/2011, 11:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pesawat angkut militer modern buatan Airbus tipe A400M mendarat di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (4/10/2011).

Kepala Dinas Penerangan Lanud Halim Mayor (Sus) Gerardus Maliti menjelaskan, pesawat singgah beberapa hari di Jakarta. "Pesawat tersebut akan mengadakan demonstrasi dan joy flight yang dapat diikuti media yang dijadwalkan Kamis atau Jumat. Pesawat tersebut kini berada di Skuadron Udara 2 di Lanud Halim," kata Maliti.

Kementerian Pertahanan RI, siang ini, akan menandatangani kerja sama dengan pihak Airbus terkait rencana pengembangan pesawat transport militer yang mungkin dibangun bersama antara Airbus dan Indonesia. Saat ini, Airbus tipe A400M dioperasikan di banyak negara Eropa Barat sebagai pengganti pesawat angkut C-130 Hercules dan C-160 Transall yang sudah beroperasi sejak tahun 1960-an. Daya angkut A400M adalah dua kali kemampuan Hercules dan Transall.

Airbus A400M dapat terbang hingga ketinggian 37.000 kaki dengan kecepatan maksimum 0,72 kecepatan suara. A400M bermesin turboprop dengan penggerak delapan bilah di tiap baling-baling pesawat bermesin empat itu. A400M dapat mengangkut 116 pasukan para dan mampu mengisi bahan bakar di udara (air refueling).


EditorMarcus Suprihadi

Terkini Lainnya

Libur Panjang Lebaran Dinilai Momentum Majukan Ekonomi Kreatif Daerah

Libur Panjang Lebaran Dinilai Momentum Majukan Ekonomi Kreatif Daerah

Nasional
Sandiaga : Ini Pertama Kali 'Video Call' Digunakan sejak Jakarta Smart City Berdiri

Sandiaga : Ini Pertama Kali "Video Call" Digunakan sejak Jakarta Smart City Berdiri

Megapolitan
Hinggap di Pekarangan Rumah Warga, Seekor Elang Sikep Madu Diselamatkan

Hinggap di Pekarangan Rumah Warga, Seekor Elang Sikep Madu Diselamatkan

Regional
Bus Transjakarta yang Dilukis Anak-anak Disabilitas Dioperasikan di Koridor 1

Bus Transjakarta yang Dilukis Anak-anak Disabilitas Dioperasikan di Koridor 1

Megapolitan
'Saya Kepengin Sentil Dia, Kok, Ada Orang Bisa Kejam Begitu...'

"Saya Kepengin Sentil Dia, Kok, Ada Orang Bisa Kejam Begitu..."

Megapolitan
3 Jurusan Soshum Paling Ketat di SBMPTN 2018

3 Jurusan Soshum Paling Ketat di SBMPTN 2018

Edukasi
Wali Kota Jakut Tak Mau Tanggapi Pujian Taufik

Wali Kota Jakut Tak Mau Tanggapi Pujian Taufik

Megapolitan
Mencari Lokasi Relokasi Pedagang Blok G di Blok F Pasar Tanah Abang

Mencari Lokasi Relokasi Pedagang Blok G di Blok F Pasar Tanah Abang

Megapolitan
Wali Kota di Jepang Berjuang Ubah Larangan Perempuan Masuk Arena Sumo

Wali Kota di Jepang Berjuang Ubah Larangan Perempuan Masuk Arena Sumo

Internasional
Sekjen PPP Sebut Gerindra Masih Bahas Opsi Prabowo Jadi Cawapres Jokowi

Sekjen PPP Sebut Gerindra Masih Bahas Opsi Prabowo Jadi Cawapres Jokowi

Nasional
Pemilik Lahan Akui Kesulitan Cegah Warga Buang Sampah di Kolong Tol Pelabuhan

Pemilik Lahan Akui Kesulitan Cegah Warga Buang Sampah di Kolong Tol Pelabuhan

Megapolitan
SBY Akan Bertemu Presiden PKS, Partai Gerindra Tak Khawatir

SBY Akan Bertemu Presiden PKS, Partai Gerindra Tak Khawatir

Nasional
Bahas Pengurangan Uang Pensiun Tentara, Wakil Rakyat Taiwan Berkelahi

Bahas Pengurangan Uang Pensiun Tentara, Wakil Rakyat Taiwan Berkelahi

Internasional
Imbas Penemuan Bom Sisa Perang Dunia II, KBRI di Berlin Ditutup Sementara

Imbas Penemuan Bom Sisa Perang Dunia II, KBRI di Berlin Ditutup Sementara

Nasional
Umumkan Krisis Keuangan Negara, Menteri Luar Negeri Sudan Dipecat

Umumkan Krisis Keuangan Negara, Menteri Luar Negeri Sudan Dipecat

Internasional

Close Ads X