Din: Pelakunya Tak Bertuhan dan Tak Berperikemanusiaan

Kompas.com - 25/09/2011, 15:32 WIB
EditorAgus Mulyadi

JAKARTA, KOMPAS.com Kecaman terus bermunculan sehubungan dengan bom diri di Gereja Bethel Injil Sepenuh Kepunton (GBIS Kepunton), Kota Solo, Minggu (25/9/2011).

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah M Din Syamsuddin menegaskan, aksi bom seperti itu hanya dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertuhan dan tidak berperikemanusiaan.  

"Kita semua mengecam keras aksi peledakan bom, apalagi dilakukan di tempat ibadat dan menewaskan umat yang sedang menunaikan ibadat. Aksi seperti itu tidak dapat dibenarkan dan hanya dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertuhan dan tidak berperikemanusiaan," katanya lewat rilis yang diterima Kompas.com, Minggu siang.  

Sebagaimana diberitakan, sebuah bom meledak di GBIS Kepunton, Minggu sekitar  pukul 10.55. Satu orang, yang diduga pelaku bom, tewas. Sebanyak 10 orang lain terluka.

Din Syamsuddin mengimbau umat beragama agar dapat menahan diri dan tidak terpancing oleh pihak-pihak yang ingin mengail di air keruh dan ingin mengadu domba antarumat beragama.  

"Polri harus segera menyelidiki dan menemukan pelaku serta auktor intelektualis di belakang bom itu," katanya. (IAM)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.