Sidik Jari Gubernur Sempat Tak Terbaca

Kompas.com - 15/09/2011, 14:39 WIB
EditorRobert Adhi Ksp

MAKASSAR, KOMPAS.com — Sidik jari Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo sempat tak terbaca saat membuat KTP elektronik (e-KTP) perdana di kantor Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (15/9/2011).

Syahrul mendapatkan kehormatan untuk membuat KTP elektronik pertama bersama istrinya, Ayunsri Harahap. Saat memasuki tahap pemindaian sidik jari, mesin pemindai tidak berfungsi. Hal ini terus berulang hingga empat kali sampai petugas harus mematikan dulu komputer.

Akhirnya Syahrul berpindah meja ke petugas lainnya. Barulah kali ini semua tahap, mulai dari pemindaian sidik jari, tanda tangan, dan mata, bisa berjalan lancar. Ya, ini proses, apalagi baru pertama kali, jadi wajarlah kalau agak lama, ujarnya berseloroh.

Proses pembuatan KTP elektronik direncanakan berlangsung selama lima menit. Namun, pada kenyataannya proses pembuatan bisa berlangsung hingga enam menit. Di Kecamatan Ujung Pandang hingga pukul 10.00 tercatat baru delapan warga yang membuat KTP elektronik.

Di Makassar, tercatat 14 kecamatan yang akan mengadakan KTP elektronik pekan ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X