Ditipu, Gayus Tambunan Rugi Rp 4 Miliar

Kompas.com - 14/09/2011, 13:42 WIB
EditorInggried

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar mengatakan, berdasarkan laporan dari bawahannya, terdakwa Gayus Halomoan Tambunan tertipu seorang warga binaan di Lapas Cipinang Klas I, Jakarta Timur, hingga Rp 4 miliar. Modus penipuan itu, kata dia, yakni penggandaan uang.

Menurut Patrialis, uang dalam bentuk dollar Singapura itu dimasukkan keluarga atau kerabat ke Lapas dalam tiga atau empat tahap. Namun, Patrialis tak dapat memastikan siapa pihak yang memasukkan uang itu.

Demikian dikatakan Patrialis di Kompleks DPR, Rabu (14/9/2011), ketika dikonfirmasi soal tertipunya Gayus.

"Ini kemauan mereka berdua. Kita enggak bisa melarang mereka berdua. Orang sama-sama warga binaan. Waktu makan, duduk sama-sama kan bisa aja (transaksi). Kenapa dia mau ditipu sesama tahanan," ucapnya.

Menurut Patrialis, tidak ada pelanggaran yang dilakukan Gayus dalam memasukkan uang miliaran rupiah itu.

"Bukan masalah diperbolehkan atau tidak. Enggak ada larangan juga. Uang itu kan di kantong dia, di kantong keluarganya, di kantong kawannya. Masa kita sampai celana dalam orang diperiksa," kata dia.

Patrialis mengatakan, pihaknya sudah memeriksa para petugas Lapas. Hingga saat ini, kata dia, belum ditemukan keterlibatan para petugas dalam penipuan itu.

Dion Pongkor, penasihat hukum Gayus, mengaku tak tahu soal penipuan itu. "Kita enggak tahu. Urusan kita hanya terkait perkara. Soal itu (penipuan) kita enggak tahu. Gayus juga enggak cerita," katanya ketika dikonfirmasi Kompas.com.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X