Belum Ada Warga yang Menerima E-KTP

Kompas.com - 07/09/2011, 03:06 WIB
Editor

Jakarta, Kompas - Kendati telah 26.090 warga DKI Jakarta diambil datanya secara digital, belum satu pun dari mereka yang telah menerima kartu tanda penduduk elektronik.

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI Jakarta juga belum dapat memastikan kapan e-KTP ini bisa dibagikan kepada warga yang sudah melakukan pendataan ulang. Sebab, pencetakan e-KTP dilakukan secara massal di Kemendagri.

”Saya belum tahu kapan e-KTP itu dicetak dan dibagikan. Itu wewenang Kementerian Dalam Negeri,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI Jakarta Purba Hutapea di Jakarta, Selasa (6/9).

Hingga kini, Kementerian Dalam Negeri juga belum menyalurkan peralatan komputer ke seluruh kelurahan. Dari 267 kelurahan di Jakarta, baru 172 kelurahan yang menerima komputer e-KTP.

Kepala Bidang Teknologi dan Informasi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI Jakarta Sulistyo Prabowo menjelaskan, masing-masing kelurahan hanya memperoleh satu perangkat alat saja. ”Padahal, semestinya masing-masing mendapatkan dua perangkat alat mengingat banyaknya warga yang mesti dilayani,” kata Sulistyo.

Kendati layanan perekaman data untuk pembuatan e-KTP sudah mulai dilakukan di kelurahan atau kecamatan, pencetakan e-KTP belum dilakukan. Rencananya, pencetakan dilakukan setelah ada rekaman data yang masuk dari daerah selain DKI Jakarta.

”Supaya terjadi komunikasi data antarkabupaten/kota dan mengantisipasi data ganda, pencetakan e-KTP dilakukan setelah semua daerah melayani pencetakan,” kata Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kemendagri Irman, Selasa (6/9) di Jakarta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sampai Senin sore, menurut Ketua Tim Teknis e-KTP Husni Fahmi, warga yang sudah merekam data sidik jari dan iris mata untuk pembuatan e-KTP baru sekitar 26.000 orang di enam kota di DKI Jakarta.

KTP gratis

Sementara itu, ratusan korban kebakaran di Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, yang kehilangan dokumen kependudukan mendapat KTP dan kartu keluarga gratis. Pengurusan dilakukan di mobil keliling administrasi kependudukan sejak Selasa (6/9) hingga Sabtu mendatang.

Lurah Angke Mulyono mengatakan, banyak warga yang tidak sempat menyelamatkan dokumen kependudukan mereka saat kebakaran. KTP itu langsung jadi dan bisa dibawa pulang oleh warga. Sementara KK harus dicetak di Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jakarta Barat sehingga perlu waktu beberapa hari sebelum diperoleh warga.

Wiwin, salah satu warga, mengatakan, KTP beserta dokumen kependudukan lain yang ada di dalam dompet tidak sempat dibawa saat kebakaran. ”Saya terburu-buru menyelamatkan diri, lupa membawa dompet. Hanya sempat selamatkan ijazah anak saya,” ujarnya. (FRO/ARN/ina)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.