Remisi 184 Napi Terkatung-katung

Kompas.com - 17/08/2011, 16:30 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Lembaga Pemasyarakatan Narkotika (Lapastika) Klas II A Pamekasan, Madura, mengajukan pemberian remisi bagi 418 narapidana (napi) kepada Kementerian Hukum dan Hak Asazi Manusia wilayah Jawa Timur. Namun, yang langsung mendapat persetujuan hanya 234 napi. Sedangkan 184 napi lainya masih terkatung-katung nasibnya.

Kepala Lapastika Klas II A Pamekasan Tedja Sukmana mengatakan, khusus untuk napi yang tersangkut kasus kriminal biasa, pemberian surat keputusan remisi langsung dari Kemenkum HAM Provinsi Jawa Timur. Sedangkan, untuk kasus narkoba dan pidana korupsi harus dari Kemenkumham Pusat.

"184 Napi itu dari kasus narkoba dan tindak pidana korupsi. Sehingga keputusan remisinya sampai hari ini belum kami terima karen prosedurnya harus dari Kemenkum HAM pusat," terang Tedja Sukmana, Rabu (17/8/2011).

Tedja Sukmana menambahkan, pihaknya masih terus menunggu turunnya SK remisi tersebut. Sehingga pihaknya masih belum bisa memastikan berapa bulan remisi yang akan diterima oleh 184 napi tadi.

Dari 234 napi yang menerima remisi, delapan di antaranya langsung dinyatakan bebas. Ke delapan napi tersebut, menerima bantuan biaya pemulangan dari pemerintah setempat. Biaya pemulangan diberikan langsung oleh Bupati Pamekasan, Kholilurrahman.

Sementara sisanya, masing-masing 45 napi mendapat remisi 1 bulan, 163 napi dapat remisi 2 bulan, 112 napi dapat remisi 3 bulan, 59 napi dapat remisi 4 bulan, 33 napi dapat remisi 5 bulan dan 6 napi dapat remisi 6 bulan.

Bantuan biaya pemulangan napi menurut Bupati Kholilurrahman, dalam rangka memberikan dorongan kepada napi yang sudah bebas agar mereka dapat kembali ke tengah-tengah masyarakat, dengan kondisi lebih baik sebelum dijebloskan ke penjara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mereka adalah tanggungjawab kita untuk diberi pembinaan. Sebab mereka menjadi tidak percaya diri kalau tidak kita berikan pembinaan," ungkap Kholilurrahman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.