Umar Patek Resmi Ditahan - Kompas.com

Umar Patek Resmi Ditahan

Kompas.com - 12/08/2011, 10:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Umar Patek resmi ditahan kepolisian setelah diperiksa sebagai tersangka terkait dugaan keterlibatan dalam kasus bom malam Natal tahun 2000 dan bom Bali I tahun 2002. Patek ditahan di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

"Sudah kita tahan. Kita telah memiliki bukti cukup dan keterangan saksi juga. Jadi sudah cukup alasan untuk menahan yang bersangkutan," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Anton Bachrul Alam, ketika dihubungi, Jumat (12/8/2011).

Anton menjelaskan, Patek dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman maksimal yakni mati. "Pengeboman itu salah satu bentuk pembunuhan," ucap dia.

Patek beserta istrinya tiba di Jakarta kemarin pagi setelah diterbangkan dari Pakistan dengan pesawat khusus. Patek dan istrinya ditangkap kepolisian Pakistan di kota Abbotabad Januari 2011 , empat bulan sebelum Osama Bin Laden tewas di kota yang sama dalam suatu serangan pasukan khusus AS.

Menurut Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris Ansyad Mbai, Patek mengakui terlibat dalam dua kasus itu.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorA. Wisnubrata

    Terkini Lainnya

    Pertimbangan Biaya, Jenazah Bapak dan Anak Asal Lahat Dimakamkan di Sukabumi

    Pertimbangan Biaya, Jenazah Bapak dan Anak Asal Lahat Dimakamkan di Sukabumi

    Regional
    Hampir Sebulan Berstatus Tersangka, Taufik Kurniawan Masih Jabat Wakil Ketua DPR

    Hampir Sebulan Berstatus Tersangka, Taufik Kurniawan Masih Jabat Wakil Ketua DPR

    Nasional
    Respons Kasus Baiq Nuril, DPR Akan Kebut RUU Penghapusan Kekerasan Seksual

    Respons Kasus Baiq Nuril, DPR Akan Kebut RUU Penghapusan Kekerasan Seksual

    Nasional
    Jokowi: Saya Sangat Mendukung Baiq Nuril Mencari Keadilan

    Jokowi: Saya Sangat Mendukung Baiq Nuril Mencari Keadilan

    Nasional
    Warga Bekasi Kini Bisa Urus Dokumen Kependudukan di Kecamatan

    Warga Bekasi Kini Bisa Urus Dokumen Kependudukan di Kecamatan

    Megapolitan
    Mobil Dufi, Pria yang Tewas di Dalam Drum, Hilang dari Parkiran Stasiun Rawabuntu

    Mobil Dufi, Pria yang Tewas di Dalam Drum, Hilang dari Parkiran Stasiun Rawabuntu

    Megapolitan
    Menurut Timses, Komunikasi Prabowo dengan SBY dan Ketum Partai Berjalan Baik

    Menurut Timses, Komunikasi Prabowo dengan SBY dan Ketum Partai Berjalan Baik

    Nasional
    KDEI Taipei Upayakan Pemulangan TKI yang Dirawat 4 Tahun di RS

    KDEI Taipei Upayakan Pemulangan TKI yang Dirawat 4 Tahun di RS

    Nasional
    Langkah Terbaru Baiq Nuril, Melaporkan Tindak Pelecehan Seksual ke Polda NTB

    Langkah Terbaru Baiq Nuril, Melaporkan Tindak Pelecehan Seksual ke Polda NTB

    Regional
    Media Jepang Ungkap Identitas Tentara Korut yang Membelot Tahun Lalu

    Media Jepang Ungkap Identitas Tentara Korut yang Membelot Tahun Lalu

    Internasional
    Hoaks Sepekan, Alien Thailand hingga Polisi Dukung Salah Satu Capres

    Hoaks Sepekan, Alien Thailand hingga Polisi Dukung Salah Satu Capres

    Nasional
    Kontainer Terbakar akibat Percikan Api Las

    Kontainer Terbakar akibat Percikan Api Las

    Megapolitan
    Koalisi Masyarakat Datangi Istana, Minta Jokowi Beri Amnesti ke Nuril

    Koalisi Masyarakat Datangi Istana, Minta Jokowi Beri Amnesti ke Nuril

    Nasional
    Lulusan 5 Universitas Ini Paling Dicari Perusahaan Internasional

    Lulusan 5 Universitas Ini Paling Dicari Perusahaan Internasional

    Edukasi
    Kota Bekasi Rawan Banjir, BPBD Cuma Punya 3 Perahu Karet

    Kota Bekasi Rawan Banjir, BPBD Cuma Punya 3 Perahu Karet

    Megapolitan

    Close Ads X