Ray: Marzuki Sudah Layak Mundur

Kompas.com - 01/08/2011, 15:29 WIB
EditorHeru Margianto

JAKARTA, KOMPAS.com — Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti menilai, pernyataan Marzuki Alie tentang pembubaran Komisi Pemberantasan Korupsi sudah cukup untuk dijadikan alasan memintanya mundur dari jabatannya sebagai Ketua DPR.

Menurut Ray, pernyataan dan tindakan kontroversial Marzuki Alie yang dilakukan berulang-ulang tidak dapat dilihat sebagai semata-mata karena kealpaan, tetapi lebih pada niat jujurnya terhadap bangsa ini.

"Pernyataan kontroversial seperti ini bukanlah kali pertama dilakukan oleh Beliau (Marzuki Alie). Lebih dari itu tindakan-tindakannya juga mencerminkan perilaku yang tak patut sebagai Ketua DPR. Misalnya, cara beliau memimpin sidang paripurna Bank Century, audiensi pribadinya dengan calon kapolri, dan tentunya dukungannya yang sangat kuat atas keberlangsungan pembangunan gedung DPR," ujar Ray kepada Kompas.com,  Senin (1/8/2011) di Jakarta.

Seluruh catatan negatif atas pernyataan dan tindakan Marzuki Alie telah dua kali dilaporkan oleh masyarakat ke Badan Kehormatan DPR. Menurut Ray, tindakan tersebut amat disayangkan di tengah upaya sebagian anggota DPR membangun citra dan substansi DPR agar lebih dapat dipandang positif oleh masyarakat.

"Pernyataan dan tindakan Marzuki Alie itu jelas dapat membuyarkan berbagai upaya yang dimaksud. Karena bagaimanapun pernyataan dan tindakan Ketua DPR selalu akan dilihat sebagai bagian dari DPR secara menyeluruh," jelasnya.

Oleh karena itu, lanjut Ray, ada baiknya jika ada upaya anggota DPR untuk meminta Marzuki Alie mengundurkan diri dari jabatan Ketua DPR. Menurutnya, selain berbagai tindakan dan pernyataannya, logika Marzuki Alie untuk pembubaran KPK dapat dipakai untuk meminta beliau mundur.

"Bila KPK diminta bubar karena kemampuannya yang rendah, maka logika yang sama sebaiknya berlaku bagi Marzuki Alie. Bahkan sejatinya, Beliau memberlakukan hal itu terlebih dahulu bagi dirinya. Bukankah di era kepemimpinannya saat ini, kualitas moral, disiplin, bahkan hingga kualitas pembuatan UU DPR juga merosot. Jadi sudah selayaknya Beliau mundur dari Ketua DPR," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seperti yang diberitakan,  Jumat (29/7/2011), Marzuki Alie kembali mengeluarkan pernyataan kontroversial. Ketua DPR itu mengusulkan pembubaran KPK, jika seleksi pimpinan KPK tidak berhasil mendapatkan calon-calon pimpinan yang kredibel. Selain itu, Marzuki Alie juga mengusulkan agar para koruptor dimaafkan saja.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Diperpanjang Hingga 8 November, Ini Daftar PPKM Level 3 di Pulau Kalimantan

    Diperpanjang Hingga 8 November, Ini Daftar PPKM Level 3 di Pulau Kalimantan

    Nasional
    OTT di Riau, Ketua KPK: Tim Masih di Lapangan

    OTT di Riau, Ketua KPK: Tim Masih di Lapangan

    Nasional
    Saat Melaksanakan Tugas, Polisi Diminta Lindungi Hak Privasi Warga

    Saat Melaksanakan Tugas, Polisi Diminta Lindungi Hak Privasi Warga

    Nasional
    PPKM Jawa-Bali Diperpanjang hingga 1 November, Ini Aturan Naik Kereta hingga Pesawat

    PPKM Jawa-Bali Diperpanjang hingga 1 November, Ini Aturan Naik Kereta hingga Pesawat

    Nasional
    PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Ini Aturan Perjalanan Domestik bagi Sopir Logistik

    PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Ini Aturan Perjalanan Domestik bagi Sopir Logistik

    Nasional
    PPKM Diperpanjang, Kapasitas 'Dine In' dan Jam Buka Resto-Kafe Masih Dibatasi

    PPKM Diperpanjang, Kapasitas "Dine In" dan Jam Buka Resto-Kafe Masih Dibatasi

    Nasional
    Aturan PPKM Jawa-Bali: Kapasitas Mal 50 Persen, Tempat Permainan Anak di Mal Dibolehkan

    Aturan PPKM Jawa-Bali: Kapasitas Mal 50 Persen, Tempat Permainan Anak di Mal Dibolehkan

    Nasional
    PPKM Diperpanjang, Ini Aturan Masuk Tempat Wisata

    PPKM Diperpanjang, Ini Aturan Masuk Tempat Wisata

    Nasional
    KPK Lakukan OTT di Riau

    KPK Lakukan OTT di Riau

    Nasional
    Luhut Sebut Kasus Aktif Covid-19 Bisa Tersisa 1.000 jika Kasus Positif Terus Turun

    Luhut Sebut Kasus Aktif Covid-19 Bisa Tersisa 1.000 jika Kasus Positif Terus Turun

    Nasional
    Sidang Kasus Unlawful Killing terhadap Laskar FPI, Dua Polisi Didakwa Pasal Pembunuhan-Penganiayaan

    Sidang Kasus Unlawful Killing terhadap Laskar FPI, Dua Polisi Didakwa Pasal Pembunuhan-Penganiayaan

    Nasional
    PPKM Diperpanjang, Ini Daftar Daerah di Sumatera Berstatus Level 3

    PPKM Diperpanjang, Ini Daftar Daerah di Sumatera Berstatus Level 3

    Nasional
    Gubernur Semakin Berpeluang Menjadi Presiden...

    Gubernur Semakin Berpeluang Menjadi Presiden...

    Nasional
    Aturan PPKM Level 1-2 di Jawa dan Bali, Bioskop Dibuka untuk Anak di Bawah 12 Tahun

    Aturan PPKM Level 1-2 di Jawa dan Bali, Bioskop Dibuka untuk Anak di Bawah 12 Tahun

    Nasional
    PPKM Diperpanjang, Ini Daftar 18 Daerah di Luar Jawa-Bali Berstatus Level 1

    PPKM Diperpanjang, Ini Daftar 18 Daerah di Luar Jawa-Bali Berstatus Level 1

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.