Fasilitas Pariwisata Rawan "Trafficking"

Kompas.com - 28/07/2011, 20:29 WIB
EditorBenny N Joewono

SEMARANG, KOMPAS.com - Fasilitas pendukung pariwisata seperti restoran dan tempat hiburan, terutama yang ilegal merupakan lokasi yang sangat rawan terjadinya perdagangan manusia (trafficking). Di lokasi-lokasi tersebut sejumlah anak di bawah umur dipekerjakan, dan data usia anak tersebut dimanipulasi.

"Hal ini banyak terjadi terutama di tempat-tempat hiburan di daerah-daerah perbatasan seperti di Batam, Papua, Lombok, dan beberapa daerah lain," ujar Direktur Pemberdayaan Masyarakat Direktorat Jenderal Pengembangan Destinasi Pariwisata, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Bakri, Kamis (28/7/2011) di Semarang, Jawa Tengah.

Menurut Bakri, selama ini agar bisa memperkerjakan anak-anak di bawah umur, sejumlah tempat hiburan memalsukan umur anak-anak yang bekerja di tempat mereka. "Ini harus diwaspadai, karena anak-anak tersebut rawan menjadi korban trafficking," paparnya.

Selain rawan trafficking, beberapa daerah yang menjadi lokasi pariwisata juga rawan gangguan keamanan seperti kejahatan konvensional seperti penipuan, pemerasan, penculikan, penganiayaan, dan eksploitasi seksual anak.


Bukan hanya itu, gangguan keamanan lain juga bisa terjadi yakni kejahatan transnasional, seperti terorisme, narkoba, dan money laundring (pencucian uang). Kejahatan yang berakibat kontijensi seperti kerusuhan dan penjarahan massal, serta konflik antarkelompok.

Di samping itu juga ada gangguan dalam bentuk bukan kejahatan dan gangguan dalam bentuk peristiswa. "Dalam Sapta Pesona, keamanan merupakan aspek utama," ujarnya.

Oleh karena itu, menurut Bakri, penerapan sistem manajemen pengamanan di destinasi pariwisata sangatlah penting. Untuk penyelenggaraan pengamanan di destinasi pariwisata Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata bekerjasama dengan Kepolisian Negara RI.

Kerjasama tersebut dalam rangka meningkatkan koordinasi di bidang kemaaan dan ketertiban di lingkungan pariwisata, mewujudkan sistem, metode, dan penyelenggaraan pengamanan di destinasi pariwisata, serta mencegah dan menangkal berkembangnya penyakit masyarakat terutama prostitusi/pornografi, perjudian, narkoba, dan minuman keras ilegal.

Untuk mensosialisasikan sistem pengamanan di destinasi pariwisata, Kemenbudpar melakukan Bimbingan Teknis Pengamanan di Destinasi Pariwisata di daerah-daerah yang menjadi tujuan pariwisata.

Dalam kegiatan Bintek Pengamanan di Destinasi Pariwisata yang berlangsung di Hotel Novotel, Kamis, Kasi Binsatpam Ditbinmas Baharkam Polri Ajun Komisaris Besar Dede Alamsyah SIK, memaparkan peran Polri dalam upaya pengamanan destinasi pariwisata, dan Ir Roy Urich Kusumawardhana dari PT Sucofindo menjelaskan peran keamanan dalam upaya penjaminan dan peningkatan investasi dan industri pariwisata.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Bamsoet Candai Ma'ruf Amin yang Tak Pakai Sarung saat Pelantikan...

Saat Bamsoet Candai Ma'ruf Amin yang Tak Pakai Sarung saat Pelantikan...

Nasional
Hari Pertama Menjabat Wapres, Ma'ruf Terima Kunjungan 3 Tamu Negara

Hari Pertama Menjabat Wapres, Ma'ruf Terima Kunjungan 3 Tamu Negara

Nasional
Airlangga Instruksikan Kader Golkar Kawal 5 Program Utama Jokowi

Airlangga Instruksikan Kader Golkar Kawal 5 Program Utama Jokowi

Nasional
DPC PDI-P Solo Calonkan Orang Lain, Gibran Maju Lewat DPD atau DPP

DPC PDI-P Solo Calonkan Orang Lain, Gibran Maju Lewat DPD atau DPP

Nasional
Soal Kemungkinan Gerindra Gabung Koalisi, Airlangga: Semakin Banyak Makin Baik

Soal Kemungkinan Gerindra Gabung Koalisi, Airlangga: Semakin Banyak Makin Baik

Nasional
Airlangga Hartarto Bersyukur untuk Pertama Kalinya Golkar Pimpin MPR

Airlangga Hartarto Bersyukur untuk Pertama Kalinya Golkar Pimpin MPR

Nasional
Bamsoet Siapkan Pantun untuk Prabowo-Sandiaga Sejak 3 Hari yang Lalu

Bamsoet Siapkan Pantun untuk Prabowo-Sandiaga Sejak 3 Hari yang Lalu

Nasional
Surya Paloh: Konsekuensi Dukungan Tanpa Syarat, Enggak Usah Banyak Tanya soal Menteri

Surya Paloh: Konsekuensi Dukungan Tanpa Syarat, Enggak Usah Banyak Tanya soal Menteri

Nasional
Edhy Prabowo Mengaku Siap Jika Ditunjuk Presiden Jokowi Jadi Menteri

Edhy Prabowo Mengaku Siap Jika Ditunjuk Presiden Jokowi Jadi Menteri

Nasional
Anggap Cita-cita Jokowi Sangat Tinggi, Sandiaga Dukung Omnibus Law

Anggap Cita-cita Jokowi Sangat Tinggi, Sandiaga Dukung Omnibus Law

Nasional
Jabatan Berakhir, Retno Masih Tetap Dampingi Jokowi Terima Tamu Negara

Jabatan Berakhir, Retno Masih Tetap Dampingi Jokowi Terima Tamu Negara

Nasional
Agenda Padat Usai Pelantikan, Jokowi Akan Sempatkan Bertemu Relawan

Agenda Padat Usai Pelantikan, Jokowi Akan Sempatkan Bertemu Relawan

Nasional
Usai Pelantikan, Jokowi Bertemu Wapres China dan Sejumlah Tamu Negara Lain

Usai Pelantikan, Jokowi Bertemu Wapres China dan Sejumlah Tamu Negara Lain

Nasional
Saat Prabowo Berlari Kecil Hindari Wartawan di DPR...

Saat Prabowo Berlari Kecil Hindari Wartawan di DPR...

Nasional
Pelantikan Lancar, Jokowi Ucapkan Terimakasih ke TNI-Polri dan BIN

Pelantikan Lancar, Jokowi Ucapkan Terimakasih ke TNI-Polri dan BIN

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X