Ruhut: Belum Diperiksa Kok Sudah Tersangka

Kompas.com - 30/06/2011, 16:47 WIB
EditorInggried

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPP Partai Demokrat Ruhut Sitompul mengaku sudah mengetahui penetapan status tersangka bagi rekannya, M Nazaruddin, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ruhut mengatakan, Partai Demokrat menghormati apa pun yang menjadi keputusan KPK. Namun, Ruhut mengaku heran dengan penetapan status tersebut yang dinilainya terlalu cepat.

"Ini belum diperiksa kok sudah ditetapkan tersangka," katanya kepada wartawan, Kamis (30/6/2011).

Menurutnya, Demokrat kembali pada komitmen awal untuk mendukung proses hukum yang dilakukan oleh KPK dalam mengungkapkan kasus suap dalam pembangunan Wisma Atlet Sea Games 2011 di Palembang, Sumatera Selatan, yang juga melibatkan Sesmenpora Wafid Muharram.

Ruhut enggan berkomentar banyak karena menurutnya partai telah menyerahkan persoalan Nazaruddin kepada pengacaranya, OC Kaligis. Demokrat tak ingin mengintervensi kasus Nazaruddin yang tengah ditangani KPK.

"Sudahlah tanyakan pengacaranya saja," ungkapnya.

Siang tadi, di Yogyakarta, Ketua KPK Busyro Muqoddas mengatakan KPK telah menetapkan Nazaruddin sebagai tersangka. Sementara itu, Wakil Ketua KPK M Jasin juga membenarkan bahwa KPK telah menetapkan mantan Bendahara Umum Demokrat itu sebagai tersangka dalam pengembangan kasus dugaan suap pembangunan wisma atlet SEA Games di Palembang, Sumatera Selatan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahfud Sebut Ada Pihak yang Berupaya Menghambat Kasus Satelit di Kemenhan Dibuka Jelas

Mahfud Sebut Ada Pihak yang Berupaya Menghambat Kasus Satelit di Kemenhan Dibuka Jelas

Nasional
PKS Janji Perjuangkan RUU Perlindungan PRT yang Sudah 18 Tahun Mandek di DPR

PKS Janji Perjuangkan RUU Perlindungan PRT yang Sudah 18 Tahun Mandek di DPR

Nasional
Jala PRT Sebut Perlindungan Negara Terhadap Pembantu Rumah Tangga Masih Kurang

Jala PRT Sebut Perlindungan Negara Terhadap Pembantu Rumah Tangga Masih Kurang

Nasional
Panglima Minta Penegakan Kasus TWP AD Dilakukan Cepat dan Teliti

Panglima Minta Penegakan Kasus TWP AD Dilakukan Cepat dan Teliti

Nasional
Indonesia Dorong Kebijakan Penyelesaian Pandemi Covid-19 dalam Presidensi G-20

Indonesia Dorong Kebijakan Penyelesaian Pandemi Covid-19 dalam Presidensi G-20

Nasional
Kejagung Gelar Perkara Dugaan Korupsi Garuda Indonesia Pekan Depan

Kejagung Gelar Perkara Dugaan Korupsi Garuda Indonesia Pekan Depan

Nasional
Kasus Omicron Cenderung Tak Bergejala, Kemenkes Imbau Warga Tetap Taat Prokes

Kasus Omicron Cenderung Tak Bergejala, Kemenkes Imbau Warga Tetap Taat Prokes

Nasional
Kemenkes: Kasus Covid-19 Varian Omicron Jadi 748, Sebanyak 155 Transmisi Lokal

Kemenkes: Kasus Covid-19 Varian Omicron Jadi 748, Sebanyak 155 Transmisi Lokal

Nasional
Waspada Kenaikan Kasus Covid-19 Sepekan Terakhir akibat Varian Omicron

Waspada Kenaikan Kasus Covid-19 Sepekan Terakhir akibat Varian Omicron

Nasional
BPOM: Ada Kemungkinan Molnupiravir Didistribusikan di Apotek

BPOM: Ada Kemungkinan Molnupiravir Didistribusikan di Apotek

Nasional
Cara Dapatkan Vaksinasi Booster bagi Warga Non-lansia

Cara Dapatkan Vaksinasi Booster bagi Warga Non-lansia

Nasional
UPDATE 15 Januari: 84,45 Persen Sasaran Vaksinasi Covid-19 Telah Terima Suntikan Dosis Pertama

UPDATE 15 Januari: 84,45 Persen Sasaran Vaksinasi Covid-19 Telah Terima Suntikan Dosis Pertama

Nasional
UPDATE: Sebaran 1.054 Kasus Baru Covid-19 di Indonesia, DKI Jakarta Tertinggi

UPDATE: Sebaran 1.054 Kasus Baru Covid-19 di Indonesia, DKI Jakarta Tertinggi

Nasional
UPDATE 15 Januari: 277.856 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19, Positivity Rate 0,54 Persen

UPDATE 15 Januari: 277.856 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19, Positivity Rate 0,54 Persen

Nasional
Kasus Baru Covid-19 di Indonesia Kembali Tembus 1.000 Setelah 3 Bulan

Kasus Baru Covid-19 di Indonesia Kembali Tembus 1.000 Setelah 3 Bulan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.