18 Swalayan Jual Minuman Keras

Kompas.com - 22/06/2011, 03:17 WIB
EditorHertanto Soebijoto

PASURUAN, KOMPAS.com — Majelis Ulama Indonesia Kota Pasuruan bersama Polresta Pasuruan menggelar razia minuman keras di sejumlah swalayan. Hasilnya, 18 swalayan dari 20 swalayan ditemukan menjual minuman keras, Selasa (21/6/2011).

Minuman keras dari 18 swalayan tersebut tidak langsung disita, baik oleh Majelis Ulama Indonesia Kota Pasuruan (MUI Pasuruan) maupun Poresta Pasuruan. Mereka hanya mengecek satu demi satu kandungan alkohol dari jenis minuman keras tersebut. Rata-rata kandungan alkohol tidak lebih dari 5 persen. "Hanya ini minuman keras yang kami jual" ungkap salah satu penjaga swalayan yang tidak mau disebutkan namanya.

Kedatangan anggota MUI, polisi, dan petugas dari Satpol PP tersebut memang sempat membuat kaget penjaga sejumlah swalayan. Pasalnya, razia minuman keras yang setiap tahun digelar secara bersama-sama itu hanya dilakukan menjelang bulan Ramadhan.

Meski dalam razia itu tidak ditemukan minuman keras beralkohol lebih dari 5 persen, Ketua Fatwa MUI Pasuruan Abu Bakar Assegaf mengatakan, razia dan operasi seperti itu tetap akan digelar secara rutin karena pada tahun ini, MUI bersama DPRD setempat sedang melengkapi Rancangan Peraturan Daerah tentang Minuman Keras (Raperda Miras).

"Ini sekaligus menjadi masukan untuk wakil rakyat di Pasuruan bahwa banyak toko atau swalayan yang menjual minuman keras," Ujar Abu Bakar Assegaf.

Selain untuk kepentingan Raperda Miras, MUI menilai bahwa tingkat kejahatan di Kota Pasuruan menunjukkan bahwa kejahatan yang kerap dilakukan oleh anak remaja juga tidak terlepas dari mudahnya membeli miras di swalayan. MUI sebelumnya juga mencatat bahwa tingkat konsumen miras di Kota Pasuruan sudah mencakup usia remaja pada dua tahun terakhir.

"Saya sendiri mengetahui bahwa membeli miras saat ini sama mudahnya dengan membeli permen. Untuk itu, saya harap mereka (pemilik swalayan) menarik mirasnya," ujarnya.

Menyusul imbauan tersebut, MUI bersama Satbimas Polresta Pasuruan dan Satpol PP akan membuat surat edaran bersama terkait larangan menjual minuman keras jenis apa pun di Kota Pasuruan selama Ramadhan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.