Ba'asyir Langsung Dibawa ke Mabes Polri

Kompas.com - 16/06/2011, 13:59 WIB
EditorInggried

JAKARTA, KOMPAS.com - Terdakwa kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir langsung dibawa ke mobil tahanan Mabes Polri, setelah majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menutup persidangan yang berlangsung di PN Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Kamis (16/6/2011). Amir Jamaah Ansharud Tauhid itu dijatuhi hukuman 15 tahun penjara.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, mobil tahanan Ba'asyir diapit oleh dua unit mobil baracuda, dua buah vor dijder, dua buah bus Mabes Polri, dan lima unit motor yang dinaiki dua anggota Brimob bersenjata laras panjang. Saat pengawalan mobil tahanan Ba'asyir dilakukan, situasi lalu lintas di Amper memang sempat tersendat sekitar 5 menit akibat polisi menghentikan seluruh kendaraan yang melintas di jalan itu.

Hingga kini, suasana di dalam Gedung Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan masih terkendali. Seperti diberitakan, majelis hakim PN Jakarta Selatan menyatakan Ba'asyir bersalah dan dijatuhi hukuman 15 tahun penjara.

Vonis itu lebih rendah dibanding tuntutan jaksa penuntut umum yakni penjara seumur hidup.

Dalam pertimbangannya, hakim tidak sependapat dengan tuntutan jaksa bahwa Ba'asyir terbukti merencanakan atau menggerakan serta mengumpulkan dana untuk pelatihan militer di Aceh sesuai dakwaan lebih subsider. Jaksa menjerat Ba'asyir dengan Pasal 14 Jo Pasal 11 UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang Terorisme.

Menurut hakim, Ba'asyir terbukti melakukan pidana dalam dakwaan subsider dengan Pasal 14 Jo Pasal 7 UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang Terorisme.

Dalam uraian putusan, Ba'asyir dinilai terbukti merencanakan atau menggerakan pelatihan militer bersama Dulmatin alias Yahyah Ibrahim alias Joko Pitono. Perencanaan itu dibicarakan keduanya di salah satu ruko di dekat Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki di Solo, Jawa Tengah, pada Februari 2009 .

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Baca tentang


    25th

    Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

     Proses Hukum Dua Oknum TNI AU Pelaku Kekerasan di Papua Diminta Transparan

    Proses Hukum Dua Oknum TNI AU Pelaku Kekerasan di Papua Diminta Transparan

    Nasional
    Anggota DPR dari PPP Tak Akan Ambil Fasilitas Isolasi Mandiri di Hotel

    Anggota DPR dari PPP Tak Akan Ambil Fasilitas Isolasi Mandiri di Hotel

    Nasional
    Kemenkes: 3 Pasien yang Terinfeksi Corona Varian Delta Plus Sudah Sembuh

    Kemenkes: 3 Pasien yang Terinfeksi Corona Varian Delta Plus Sudah Sembuh

    Nasional
    Komnas HAM Papua Bakal Kawal Tuntas Kasus Kekerasan 2 Prajurit TNI AU di Merauke

    Komnas HAM Papua Bakal Kawal Tuntas Kasus Kekerasan 2 Prajurit TNI AU di Merauke

    Nasional
    Kemenkes: Ada 3 Kasus Covid-19 akibat Varian Delta Plus

    Kemenkes: Ada 3 Kasus Covid-19 akibat Varian Delta Plus

    Nasional
    Vaksinasi Covid-19 Disebut Membantu Perbaiki Kondisi Pandemi Saat ini

    Vaksinasi Covid-19 Disebut Membantu Perbaiki Kondisi Pandemi Saat ini

    Nasional
    Kemenkes: Ada Tren Penurunan Mobilitas Hampir di Semua Wilayah Sejak PPKM Darurat

    Kemenkes: Ada Tren Penurunan Mobilitas Hampir di Semua Wilayah Sejak PPKM Darurat

    Nasional
    Bantuan Sembako di Pekalongan Tak Sesuai, Risma: KPM Harusnya Dapat Rp 200.000

    Bantuan Sembako di Pekalongan Tak Sesuai, Risma: KPM Harusnya Dapat Rp 200.000

    Nasional
    Kemenkes Sebut Vaksinasi Covid-19 Dua Dosis Bisa Lindungi Pasien dari Risiko Kematian hingga 73 Persen

    Kemenkes Sebut Vaksinasi Covid-19 Dua Dosis Bisa Lindungi Pasien dari Risiko Kematian hingga 73 Persen

    Nasional
    Kemenkes Sebut Pasien Covid-19 yang Sudah Divaksin Sekali 90 Persen Sembuh, Dosis Lengkap 100 Persen

    Kemenkes Sebut Pasien Covid-19 yang Sudah Divaksin Sekali 90 Persen Sembuh, Dosis Lengkap 100 Persen

    Nasional
    Anggota DPR Bakal Dapat Fasilitas Isoman di Hotel, Fraksi PKS: Tak Perlu, Cukup Fungsikan Fasilitas yang Dimiliki

    Anggota DPR Bakal Dapat Fasilitas Isoman di Hotel, Fraksi PKS: Tak Perlu, Cukup Fungsikan Fasilitas yang Dimiliki

    Nasional
    KJRI Jeddah Imbau Umat Muslim Indonesia Tunda Rencana Umrah

    KJRI Jeddah Imbau Umat Muslim Indonesia Tunda Rencana Umrah

    Nasional
    Satgas Covid-19: Jangan Khawatir Kehabisan Stok Vaksin

    Satgas Covid-19: Jangan Khawatir Kehabisan Stok Vaksin

    Nasional
    Dinkes Sumsel: BOR di RS Rujukan Covid-19 Capai 80 Persen, ICU Sudah Penuh

    Dinkes Sumsel: BOR di RS Rujukan Covid-19 Capai 80 Persen, ICU Sudah Penuh

    Nasional
    Pegawai Beri Bukti Tambahan Dugaan Pelanggaran Etik Pimpinan KPK ke Dewas

    Pegawai Beri Bukti Tambahan Dugaan Pelanggaran Etik Pimpinan KPK ke Dewas

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X