Ditjen Pajak Bergantung pada 500.000 Wajib Pajak

Kompas.com - 14/06/2011, 03:26 WIB
Editor

Jakarta, Kompas - Direktorat Jenderal Pajak menggantungkan diri pada pembayaran 500.000 wajib pajak untuk memenuhi target penerimaan negara yang ditetapkan lebih dari Rp 600 triliun setiap tahunnya. Setoran dari sebagian kecil wajib pajak itu berkontribusi atas 98 persen penerimaan pajak setiap tahunnya.

”Itu yang menjadi masalah saat ini. Pada 2010, memang ada 8,5 juta wajib pajak orang pribadi yang melaporkan SPT (surat pemberitahuan tahunan). Namun, hanya 200.000 orang yang berkontribusi atas 98 persen penerimaan pajak,” tutur Dirjen Pajak Fuad Rahmany saat berbicara dalam Rapat Panitia Kerja Rancangan APBN 2012 dengan Badan Anggaran DPR di Jakarta, Senin (13/6).

Menurut Fuad, sebagian besar orang terkaya di Indonesia sudah menjadi sasaran penagihan pajak selama ini. Meski demikian, Direktorat Jenderal Pajak meyakini masih ada obyek pajak yang disembunyikan wajib pajak melalui berbagai rekayasa.

”Masih ada puluhan juta orang yang belum membayar pajak,” tuturnya.

Menteri Keuangan Agus Darmawan Wintarto Martowardojo menyebutkan, pihaknya mengusulkan agar Ditjen Pajak mendapatkan anggaran senilai Rp 5,197 triliun pada 2012, atau sama dengan 2011.

Ekonom Anton Gunawan menegaskan, rasio antara penerimaan pajak dan produk domestik Bruto (tax ratio) masih relatif kecil, yakni 12 persen. Hal itu disebabkan sektor informal masih mendominasi dunia usaha Indonesia karena mempekerjakan 70 persen angkatan kerja.

”Padahal, 40 persen perekonomian digulirkan oleh sektor informal. Hal ini menyebabkan basis pajak menjadi tidak merata. Ini mengkhawatirkan jika wajib pajak yang menjadi sumber penerimaan pajak bangkrut. Hal itu akan berdampak pada penerimaan pajak,” ujarnya. (OIN)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.