Impor Sayuran dari Eropa Tak Dihentikan

Kompas.com - 06/06/2011, 16:54 WIB
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu menegaskan, pemerintah tidak menghentikan impor sayuran dari Uni Eropa meski ada temuan bakteri E.coli. Pemerintah akan memperketat pengawasan sayuran asal Uni Eropa untuk mencegahnya.

"Jadi impor tidak kami hentikan. Semuanya masih bisa ditangani dengan memperketat pengawasan produk di badan karantina," katanya di Jakarta, Senin (6/6/2011).

Menurut dia, impor sayuran dari Uni Eropa tahun 2010 tercatat 4,3 juta dollar AS. Tahun ini selama bulan Januari-Maret impornya tercatat 1,8 juta dollar AS. Sebagian besar sayuran tersebut berasal dari Inggris, Belanda, Perancis, dan Jerman.

Ia mengatakan, Kemendag sudah berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Badan Karantina, Badan Pengawasan Obat dan Makanan, serta Kementerian Pertanian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.