Agum: Kongres Berikutnya 30 Juni

Kompas.com - 30/05/2011, 19:42 WIB
EditorAgus Mulyadi

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Komite Normalisasi PSSI Agum Gumelar mengatakan, FIFA memberi kesempatan kedua kepada PSSI untuk menggelar kongres ulang pada 30 Juni mendatang.

Agendanya tetap sama, yakni pemilihan ketua umum, wakil ketua umum, dan angota komite eksekutif periode 2011-2015.

Seperti diberitakan, kongres PSSI pada 20 Mei lalu berakhir deadlock. Terjadi banyak interupsi sehingga pada akhirnya Komite Normalisasi menghentikan jalannya kongres.

"Diberi kesempatan menggelar kongres pada 30 Juni dengan ketentuan sama dengan kongres sebelumnya. Kalau gagal lagi, 1 Juli otomatis langsung suspend," seru Agum melalui sambungan telepon, Senin (30/5/2011).

Informasi ini didapat Agum setelah hari ini ia bertemu dengan Direktur Keanggotaan dan Pengembangan FIFA Thierry Regenass di Zurich, Swiss. Pertemuan berlangsung satu jam.

Calon-calon yang sebelumnya telah diverifikasi oleh Komite Normalisasi akan kembali masuk sebagai kandidat. Artinya, hanya sekadar kongres yang diulang.

Agum masih akan melanjutkan agendanya di Swiss. Ia akan mengikuti kongres pemilihan presiden FIFA yang rencananya digelar 1 Juni nanti.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    BREAKING NEWS: PPKM Jawa-Bali Diperpanjang hingga 4 Oktober, Tak Ada Daerah Level 4

    BREAKING NEWS: PPKM Jawa-Bali Diperpanjang hingga 4 Oktober, Tak Ada Daerah Level 4

    Nasional
    Sebaran 2.720 Kasus Varian Delta di Indonesia

    Sebaran 2.720 Kasus Varian Delta di Indonesia

    Nasional
    Menko PMK: Kalau Ada yang Usul Layanan Kesehatan Papua Ditarik, Saya Keberatan

    Menko PMK: Kalau Ada yang Usul Layanan Kesehatan Papua Ditarik, Saya Keberatan

    Nasional
    Calon Hakim Agung Yohanes: Masyarakat Sulit Bedakan antara 'Live' dan Sidang Terbuka untuk Umum

    Calon Hakim Agung Yohanes: Masyarakat Sulit Bedakan antara "Live" dan Sidang Terbuka untuk Umum

    Nasional
    Pukat UGM Kritik Penolakan Dewas Laporkan Wakil Ketua KPK Lili Pintauli secara Pidana

    Pukat UGM Kritik Penolakan Dewas Laporkan Wakil Ketua KPK Lili Pintauli secara Pidana

    Nasional
    Calon Hakim Agung Suradi Nilai Hukuman Mati Tidak Langgar HAM

    Calon Hakim Agung Suradi Nilai Hukuman Mati Tidak Langgar HAM

    Nasional
    LIVE STREAMING: Pemerintah Evaluasi dan Umumkan Kelanjutan PPKM

    LIVE STREAMING: Pemerintah Evaluasi dan Umumkan Kelanjutan PPKM

    Nasional
    Angka Kematian Covid-19 Tinggi, Menkominfo Minta Keluarga Ajak Lansia Vaksinasi

    Angka Kematian Covid-19 Tinggi, Menkominfo Minta Keluarga Ajak Lansia Vaksinasi

    Nasional
    Menko PMK Harap Nakes di Papua Tetap Bertugas Layani Masyarakat

    Menko PMK Harap Nakes di Papua Tetap Bertugas Layani Masyarakat

    Nasional
    Saksi Ungkap Dugaan Penyerahan Uang ke Stepanus Robin di Rumah Azis Syamsuddin

    Saksi Ungkap Dugaan Penyerahan Uang ke Stepanus Robin di Rumah Azis Syamsuddin

    Nasional
    Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di Pesantren, Ini Pesan Panglima TNI kepada Para Santri

    Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di Pesantren, Ini Pesan Panglima TNI kepada Para Santri

    Nasional
    Keponakan SBY Jadi Ketua DPW Nasdem DKI Jakarta

    Keponakan SBY Jadi Ketua DPW Nasdem DKI Jakarta

    Nasional
    Kasus Munjul, KPK Panggil Anies Baswedan dan Ketua DPRD DKI Besok

    Kasus Munjul, KPK Panggil Anies Baswedan dan Ketua DPRD DKI Besok

    Nasional
    MAKI Hormati Keputusan Dewas Tak Laporkan Etik Lili Pintauli secara Pidana

    MAKI Hormati Keputusan Dewas Tak Laporkan Etik Lili Pintauli secara Pidana

    Nasional
    Pegawai Nonaktif KPK Laporkan Lili Pintauli ke Dewas atas Pembohongan Publik

    Pegawai Nonaktif KPK Laporkan Lili Pintauli ke Dewas atas Pembohongan Publik

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.