"Ngeblog" Sambil Bertransaksi di Multiply Commerce

Kompas.com - 18/05/2011, 18:54 WIB
Editorwawa

KOMPAS.com — Situs jejaring sosial tidak hanya menjadi wadah blogger untuk berekspresi. Atau menjadi tempat berbagi cerita dan foto pribadi. Situs jejaring sosial juga semakin dilirik sebagai media entrepreneurship online.

Multiply merupakan salah satu jejaring sosial favorit di Indonesia. Sejak 4-5 tahun terakhir, Multiply bahkan sudah menjadi tempat berbelanja. Toko online pun semakin banyak bermunculan di Multiply, terutama sejak disediakannya kategori "Shop" di Multiply sejak 1,5 tahun terakhir.

Jejaring yang kuat di Multiply menjadi pasar potensial. Belanja online juga semakin digemari, dengan alasan kemudahan dan kepraktisan, selain perasaan nyaman dan rasa saling percaya antara penjual dan pembeli.

Multiply jeli melihat peluang belanja online ini. Sejak 10 Mei 2011, fitur Mutiply Commerce resmi dirilis. Kini situs jejaring itu terintegrasi sebagai situs belanja online di ranah komersial tanpa meninggalkan kekuatan utamanya sebagai media jejaring sosial. Meski tak fokus memosisikan diri sebagai situs belanja online, Multiply Commerce memberikan berbagai pilihan model berjualan online melalui situsnya. Transaksi online dengan payment gateway juga disediakan untuk memudahkan pembeli membayar produk yang dibelinya. Jaminan juga diberikan Multiply kepada pembeli yang melakukan transaksi online melalui Multiply Commerce.

Meski transaksi online mulai diaplikasikan, masih butuh waktu untuk menarik lebih banyak pasar. "Pasar Indonesia masih meragu dengan e-commerce. Transaksi online di Multiply Commerce masih akan terus berkembang. Saat ini anggota Multiply, 90 persennya masih melakukan transaksi offline, langsung bertransaksi dengan pembeli. Namun, mitos bahwa orang tidak mau belanja dengan transaksi online akan runtuh dalam dua bulan ke depan. Apalagi, dengan kekuatan pertemanan dan komunitas di Multiply. Orang akan semakin nyaman dan percaya untuk bertransaksi online karena kekuatan jejaring di Multiply membuat pembeli lebih nyaman, sekaligus memberikan pengalaman belanja yang berbeda," kata Daniel Tumewa, Country Manager Multiply Indonesia, saat konferensi pers di TransForce, Grand Indonesia, Jakarta, Rabu (18/5/2011).

Menurut Daniel, Multiply Commerce memberikan pengalaman berbelanja yang unik. Pengalaman berbelanja di Multiply Commerce kental dengan sisi interaksi sosial. Pasalnya, situs ini tak sekadar mamajang barang atau jasa. Anggota Multiply juga bisa tetap berinteraksi melalui fitur blog atau guest book. Artinya, meski berbisnis, relasi sosial tetap terjaga dan justru menjadi kekuatan karena berpotensi menjadi pangsa pasar bagi pebisnis online.

Untuk memberikan nilai tambah bagi penjual ataupun pembeli, Multiply Commerce juga memberikan tiga pilihan kategori penjual. Pembeli yang bertransaksi dengan ketiga kategori penjual ini mendapatkan perlindungan ekstra terkait barang atau jasa yang dipilihnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tentunya ada syarat khusus yang perlu dipenuhi penjual untuk masuk dalam salah satu kategori ini. Namun, dengan masuk dalam kategori penjual, jual-beli online akan lebih nyaman. "Sistem pembayaran, mekanisme pengiriman barang, dan faktor keamanan penting dalam e-commerce," ujar Daniel.

Fitur Multiply Commerce berupaya memenuhi faktor penting ini. Dengan begitu, jumlah merchant diharapkan terus bertambah dan pembeli juga semakin nyaman berbelanja online.

"Dengan bertransaksi online melalui Multiply Commerce, penjual terkena fee 3,9 persen dan mendapatkan garansi. Fee ini lebih rendah karena situs belanja online ada yang menerapkan fee 5 persen. Sementara jika memilih belanja offline melalui Multiply, pembeli tidak mendapatkan garansi jika terjadi masalah dengan pengiriman barang atau toko online tersebut tutup, misalnya," ungkap Daniel.

Rupanya, fitur baru dari Multiply ini menarik kepercayaan pembeli. Satu minggu terakhir, Multiply Commerce menarik lebih dari 1.000 transaksi online. Jumlah penjual baru juga terus bertambah. Sejak resmi diluncurkan 10 Mei lali, sekitar 8.000 produk terdaftar di Multiply Commerce. Dua juta anggota aktif Multiply diyakini juga bisa mendukung social commerce ini. Pasalnya, Daniel mengungkapkan penjual baru semakin banyak bermunculan menggunakan fitur dari Multiply ini. Sementara anggota lama juga mulai tertarik berbisnis online.

Untuk meningkatkan kenyamanan berbelanja online, Daniel mengatakan, Multiply berencana membuka kantor satelit. "Saat ini kantor pusat Multiply berada di Gandaria City. Namun, agar pembeli lebih nyaman dan merasa aman bertransaksi online, ke depan segera dibuka kantor Multiply untuk mempermudah transaksi jual-beli, terutama dalam pengiriman barang. Rencananya di Jakarta akan ada enam kantor mewakili setiap wilayah. Sementara di luar kota, seperti Bandung dan Semarang, juga diperlukan kantor serupa," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.