Kronologi Sementara Kecelakaan Merpati - Kompas.com

Kronologi Sementara Kecelakaan Merpati

Kompas.com - 07/05/2011, 20:50 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Inilah kronologi sementara kecelakaan pesawat milik Merpati di Kaimana. Kronologi sementara ini dipaparkan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Herry Bakti, malam ini (7/5/2011).

Pesawat MA-60 dengan registrasi PK-MZK dan nomor penerbangan MZ 8968 milik Merpati Nusantara Airlines berangkat dari Bandara Domine Eduard Osok, Sorong, pukul 12.45 WIT. Pesawat diperkirakan akan mendarat di Bandara Utarom di Kaimana pukul 13.55 WIT.

Pesawat berkapasitas 56 penumpang tersebut hanya diisi 21 penumpang yang terdiri dari 18 penumpang dewasa, 1 anak dan 2 bayi (Antara sebelumnya menyebut pesawat berkapasitas 60 tempat duduk, membawa 25 penumpang yang terdiri dari 17 laki-laki, 6 perempuan, dan 2 anak). Adapun jumlah kru pesawat 6 orang, terdiri pilot (Capt Purwadi Wahyu) dan kopilot, dua pramugari, serta dua teknisi.

Pesawat sudah dalam posisi melintas di atas landasan pacu Bandara Utarom. Prosedur pendaratan di bandara ini memang cukup unik. Di sebelah kiri landasan pacu terdapat gunung yang cukup tinggi. Pesawat dari Sorong harus naik ke atas melewati gunung tersebut dan melintasi landasan pacu. Kemudian pesawat harus belok ke kiri untuk menempatkan posisi pendaratan di Runway 01.

"Kontak terakhir pilot dengan menara air traffic control (menara ATC) di bandara adalah pesawat sudah belok ke kiri dan siap untuk mendarat. Setelah itu, pesawat langsung hilang komunikasi," ujar Herry Bakti.

Pada saat itu, di sekitar bandara hujan deras. Namun, pesawat bisa mendarat karena sebelum pesawat milik Merpati ini akan mendarat, ada pesawat lain yang sudah mendarat. Pesawat Merpati ini diperkirakan ditching (melakukan pendaratan di air/ laut) dan pecah menjadi dua bagian begitu mendarat. Kecelakaan tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 14.05 WIT di perairan Kaimana sekitar 500 meter dari ujung landasan.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorAloysius Gonsaga Angi Ebo

    Terkini Lainnya

    Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

    Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

    Nasional
    Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

    Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

    Nasional
    Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

    Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

    Megapolitan
    Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

    Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

    Megapolitan
    14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

    14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

    Regional
    Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

    Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

    Regional
    Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

    Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

    Internasional
    Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek 'Online' Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

    Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek "Online" Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

    Megapolitan
    Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

    Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

    Nasional
    Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

    Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

    Internasional
    Dua Orang yang Ditemukan Lemas di Mobil Diduga Keracunan

    Dua Orang yang Ditemukan Lemas di Mobil Diduga Keracunan

    Regional
    Sandiaga Sebut Rencana Induk Penataan Tanah Abang Masih Disusun

    Sandiaga Sebut Rencana Induk Penataan Tanah Abang Masih Disusun

    Megapolitan
    Diprotes Rakyatnya, PM Armenia Mengundurkan Diri

    Diprotes Rakyatnya, PM Armenia Mengundurkan Diri

    Internasional
    Saat Bos First Travel Yakinkan Jaksa Perusahaannya Masih Mampu Berangkatkan Calon Jemaah

    Saat Bos First Travel Yakinkan Jaksa Perusahaannya Masih Mampu Berangkatkan Calon Jemaah

    Nasional
    Akan Dilaporkan Kembali oleh Fransiska, Sandiaga Bilang, 'Lu Lagi Lu Lagi'

    Akan Dilaporkan Kembali oleh Fransiska, Sandiaga Bilang, "Lu Lagi Lu Lagi"

    Megapolitan

    Close Ads X