Twitter Pertama yang Laporkan Penyerbuan Osama

Kompas.com - 02/05/2011, 20:53 WIB
EditorTri Wahono

KOMPAS.com — Seperti dimaklumi semua orang, Twitter telah menjadi media tercepat dalam penyampaian informasi. Siapa sangka, penyerbuan sebuah rumah gedongan di Afganistan dalam operasi penyerbuan terhadap Osama bin Laden sudah dilaporkan juga lewat Twitter sejak awal.

Adalah Sohaib Athar, pengguna Twitter yang tinggal di Abbottabad, Pakistan, yang tercatat sebagai pewarta pertama penyerbuan militer AS yang menewaskan Osama. Seperti dilaporkan Mashable, Sohaib yang menggunakan akun @ReallyVirtual melaporkan bahwa pada pukul satu dini hari, dia mendengar pesawat helikopter terbang di wilayah Abbottabad. Ini suatu peristiwa yang jarang terjadi.

"Helicopter hovering above Abbottabad at 1AM (is a rare event)," tulis konsultan TI yang tinggal di Abbottabad, sekitar tujuh jam sebelum Presiden AS Barack Obama menyampaikan pernyataan resmi, Senin (2/5/2011) pagi. Sohaib tidak menyadari bahwa yang dia lihat adalah pasukan Amerika Serikat yang sedang menyerbu kediaman Osama.

Setelah kicauan pertama itu, @ReallyVirtual langsung "didapuk" sebagai pewarta warga yang melaporkan langsung penyerbuan terhadap Osama melalui Twitter. Saat berita penyerbuan yang menewaskan Osama itu meledak di semua media, Sohaib baru menyadari bahwa dia menjadi satu-satunya orang yang melaporkan peristiwa tersebut, langsung dari tempat kejadian.

Dua jam setelah pengumuman resmi AS, dia berkicau, "Uh oh, now I'm the guy who liveblogged the Osama raid without knowing it (saya adalah orang yang melaporkan langsung penyerbuan Osama, tanpa saya sadari)."

"I am JUST a tweeter, awake at the time of the crash. Not many twitter users in Abbottabad, these guys are more into facebook. That's all (Saya HANYA seorang pengguna Twitter yang bangun saat peristiwa itu terjadi. Tidak banyak pengguna Twitter di Abbottabad, mereka lebih banyak main di Facebook. Itu saja)," imbuhnya.

Tak pelak, penggemar dan pengikutnya bertambah banyak dalam waktu singkat. Orang pun berlomba-lomba me-retweet setiap kicauan yang dia tulis di Twitter. Bahkan tidak sedikit yang berkirim surat sampai membuatnya frustrasi. "For the people who are trying to email me to reach me, I simply can't filter out the notifications from the emails :-(," demikian @ReallyVirtual.

Sekitar dua jam lalu, seakan ingin menutup rangkaian kicauannya, dia menulis, "Bin Laden is dead. I didn't kill him. Please let me sleep now (Bin Laden telah mati. Saya tidak membunuhnya. Tolong biarkan saya tidur sekarang)."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.