Pondok Ngruki Masih Telusuri Data Syarif

Kompas.com - 18/04/2011, 01:51 WIB
Editoryuli

SUKOHARJO, KOMPAS.com — Pihak Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki, Kabupaten Sukoharjo, dekat Kota Solo, Jawa Tengah, masih menelusuri apakah Muhammad Syarif yang merupakan terduga pelaku bom bunuh diri di masjid area Mapolres Cirebon pernah menjadi santri di pondok tersebut.

"Dari foto yang beredar di media massa, saya tak mengenal dia. Namun untuk memastikan apakah yang bersangkutan pernah di sini, kami akan melakukan cek silang data," kata Abdul Rohim Ba'asyir, putra pengasuh pondok itu, Abu Bakar Ba'asyir, saat dihubungi pada Minggu (17/4/2011).

Meski disebut-sebut pernah mengenyam pendidikan di pesantren Solo, menurut Abdul Rohim, belum tentu Syarif belajar di Al Mukmin. Menurutnya, di Solo terdapat banyak pondok pesantren.

Abdul Rohim juga mengaku tidak bisa memastikan apakah Syarif masuk dalam Jamaah Anshorut Tauhid Cirebon (JAT Cirebon). "JAT Cirebon saat ini ada sedikit permasalahan. Kami masih kesulitan untuk menghubungi mereka. Yang jelas kami belum bisa memastikan apakah Syarif itu anggota JAT Cirebon atau bukan," terangnya. (Ikrob Didik Irawan)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Verifikasi akun KG Media ID
    Verifikasi akun KG Media ID

    Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

    Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.