Gubernur Dukung Relokasi Jemaah Syiah Sampang - Kompas.com

Gubernur Dukung Relokasi Jemaah Syiah Sampang

Kompas.com - 15/04/2011, 09:20 WIB

SAMPANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, siap untuk merelokasi jemaah Syiah pimpinan Tajul Muluk ke lokasi yang mereka inginkan. Relokasi tersebut dalam rangka memberikan keamanan dan kebebasan bagi mereka dalam menjalankan kepercayaannya.

Bupati Sampang Nur Cahya mengatakan, keinginan Pemerintah untuk merelokasi jemaah Syi'ah yang tergabung dalam Ikatan Jemaah Ahlul Bait (Ijabi), berdasarkan permintaan dari ketua Ijabi sendiri, Tajul Muluk.

"Ketika saya menemui Tajul, dia menyampaikan kesiapannya untuk direlokasi," kata Nur Cahya kemarin sore (Kamis, 14/4/2011).

Pilihan relokasi diambil karena Tajul mempertimbangkan keselamatan diri dan 100 lebih jemaah dalam menjalankan kepercayaannya, di Dusun Nangkernang, Desa Karang Gayam, Kecamatan Omben, Sampang, Madura.

Nur Cahya mengaku sudah melapor kepada Gubernur Jawa Timur Soekarwo, soal rencana relokasi tersebut. "Ia mendukung langkah relokasi tersebut," kata Nur Cahya.

Langkah untuk mempertemukan jemaah Ijabi dengan beberapa pemuka agama di Sampang tidak mungkin dilakukan. Pasalnya, kata Nur, mayoritas masyarakat Sampang masih belum siap menerima ajaran yang dibawa Tajul.

"Kalau saya pribadi tidak ada masalah dengan kepercayaan yang dianut Tajul Muluk dan pengikutnya. Yang penting membawa kedamaian di tengah-tengah masyarakat. Tapi di Sampang saat ini masyarakatnya masih belum siap," terang Nur Cahya.

Mantan Kepala cabang Bank Indonesia Surabaya ini menjelaskan, sebaiknya Tajul Muluk menyebarkan ajarannya di daerah yang kulturnya bisa menerima, sehingga tidak ada resistensi dari masyarakatnya.

Terkait dengan permintaan kompensasi berupa aset yang dimiliki Tajul Muluk seperti rumah, bangunan beserta tanahnya, pemerintah masih akan menyelesaikan lebih lanjut. "Kompensasi tidak bisa kita bicarakan saat ini. Tunggu saja perkembangan kasusnya," kilah Nur.


EditorGlori K. Wadrianto

Terkini Lainnya

Pagi Ini, Dua Pemimpin Korea Berjumpa dalam Pertemuan Bersejarah

Pagi Ini, Dua Pemimpin Korea Berjumpa dalam Pertemuan Bersejarah

Internasional
Terungkapnya Pencuri 14 Laptop untuk UNBK di SMP Muhammadiyah Koja...

Terungkapnya Pencuri 14 Laptop untuk UNBK di SMP Muhammadiyah Koja...

Megapolitan
KPK Supervisi Enam Kasus Dugaan Korupsi di Riau

KPK Supervisi Enam Kasus Dugaan Korupsi di Riau

Nasional
C-130 B Hercules, T-1301 beristirahat di Museum Dirgantara Yogyakarta

C-130 B Hercules, T-1301 beristirahat di Museum Dirgantara Yogyakarta

Nasional
Moeldoko: Presiden Tidak Akan Korbankan Negara untuk Tenaga Kerja Asing

Moeldoko: Presiden Tidak Akan Korbankan Negara untuk Tenaga Kerja Asing

Regional
Berita Populer: Anak Diikat di Sepeda Motor, hingga Prediksi Kiamat oleh Da Vinci

Berita Populer: Anak Diikat di Sepeda Motor, hingga Prediksi Kiamat oleh Da Vinci

Internasional
Sejumlah Wilayah di Jabodetabek Akan Diguyur Hujan Hari Ini

Sejumlah Wilayah di Jabodetabek Akan Diguyur Hujan Hari Ini

Megapolitan
Pengamat: Pertemuan Jokowi dengan Alumni 212 Luruskan yang 'Bengkok'

Pengamat: Pertemuan Jokowi dengan Alumni 212 Luruskan yang "Bengkok"

Nasional
Terjebak di Hutan Rehabilitasi, Seekor Macan Dahan Ditemukan di Pangkalan Bun

Terjebak di Hutan Rehabilitasi, Seekor Macan Dahan Ditemukan di Pangkalan Bun

Regional
'Indonesia Bisa Maju dengan Inovasi dan Kreativitas Generasi Muda dan Wanita'

"Indonesia Bisa Maju dengan Inovasi dan Kreativitas Generasi Muda dan Wanita"

Nasional
Melihat Lahan Parkir yang Akan Jadi Tempat Relokasi Pedagang Blok G

Melihat Lahan Parkir yang Akan Jadi Tempat Relokasi Pedagang Blok G

Megapolitan
Pencabutan Hak Politik Dinilai Signifikan Beri Efek Ngeri bagi Para Politisi

Pencabutan Hak Politik Dinilai Signifikan Beri Efek Ngeri bagi Para Politisi

Nasional
KPU Imbau Calon Kepala Daerah Tak Kampanyekan Capres Saat Pilkada

KPU Imbau Calon Kepala Daerah Tak Kampanyekan Capres Saat Pilkada

Nasional
Mengunjungi Taman Piknik, Oase di Tengah Hiruk Pikuk Kalimalang

Mengunjungi Taman Piknik, Oase di Tengah Hiruk Pikuk Kalimalang

Megapolitan
Bantah Fadli Zon, Sekjen PDI-P Sebut Jokowi Tak Pernah Panik

Bantah Fadli Zon, Sekjen PDI-P Sebut Jokowi Tak Pernah Panik

Nasional

Close Ads X