Boediono:Rosihan Saksi Sejarah Indonesia

Kompas.com - 14/04/2011, 16:25 WIB
EditorInggried

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Presiden Boediono menilai, almarhum Rosihan Anwar, wartawan senior sekaligus penulis, sebagai sosok yang produktif. Boediono mengaku terkesan dengan wartawan lima zaman tersebut. Rosihan, menurutnya, tetap produktif berkarya hingga akhir hayat.

"Beliau adalah saksi sejarah Indonesia dan penuh dengan karya yang mendokumentasikan perjalanan bangsa ini. Karya ini sangat berguna bagi generasi yang akan datang," kata Boediono kepada para wartawan seusai melayat di rumah almarhum Rosihan, Jalan Surabaya Nomor 13, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (14/4/2011).

Boediono mengatakan, masyarakat patut mencontoh nilai-nilai baik dari sosok Rosihan. "Saya kira kita semua menginginkan hidup yang penuh dengan karya dan produktif sampai akhir hayat. Luar biasa," kata Boediono.

Rosihan Anwar mengembuskan napas terakhir di usia 89 tahun. Menurut keterangan pihak keluarga, ia mengalami sesak napas, pagi tadi. Pihak RS MMC Jakarta menyebutkan, Rosihan sudah mengembuskan napas terakhir sebelum tiba di rumah sakit. Cucu Rosihan, Almatania, menuturkan, kakeknya dibawa ke MMC pagi tadi dari kediamannya di Jalan Surabaya. Rosihan tampak sesak napas saat bangun tidur. Rosihan, menurut Almatania, baru satu hari menginap di rumahnya setelah menjalani operasi jantung dan dirawat di RS Harapan Kita. 

"Memang sesak napas. Selesai makan, napasnya hilang, terkulai, kemudian dibawa ke MMC" ujar Almatania. 

Sore ini, jenazah Rosihan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Peringati HUT ke-75 TNI, Kopassus Bersama PMI Gelar Donor Darah

    Peringati HUT ke-75 TNI, Kopassus Bersama PMI Gelar Donor Darah

    Nasional
    Perludem: Pilkada Konon Katanya untuk Akomodasi Hak Konstitusional Rakyat, Itu Utopia

    Perludem: Pilkada Konon Katanya untuk Akomodasi Hak Konstitusional Rakyat, Itu Utopia

    Nasional
    Satu Tahun Revisi UU KPK, Azyumardi Azra: Politik Kita Penuh 'Gimmick'

    Satu Tahun Revisi UU KPK, Azyumardi Azra: Politik Kita Penuh "Gimmick"

    Nasional
    Pukat UGM Sebut Revisi UU KPK Terbukti Melumpuhkan KPK

    Pukat UGM Sebut Revisi UU KPK Terbukti Melumpuhkan KPK

    Nasional
    KPK Dalami Aset-aset Milik Nurhadi dan Menantunya

    KPK Dalami Aset-aset Milik Nurhadi dan Menantunya

    Nasional
    38 Zona Oranye Berubah Jadi Merah, Ini Daftarnya...

    38 Zona Oranye Berubah Jadi Merah, Ini Daftarnya...

    Nasional
    Ahli: Dibanding Revisi PKPU, Perppu Baru Lebih Efektif Tegaskan Aturan Pilkada

    Ahli: Dibanding Revisi PKPU, Perppu Baru Lebih Efektif Tegaskan Aturan Pilkada

    Nasional
    Sukses Raih WTP 13 Kali, LAN Mendapat Apresiasi Tinggi dari Menkeu

    Sukses Raih WTP 13 Kali, LAN Mendapat Apresiasi Tinggi dari Menkeu

    Nasional
    Megawati dan Puan Jadi Jurkam Gibran-Teguh di Pilkada Solo

    Megawati dan Puan Jadi Jurkam Gibran-Teguh di Pilkada Solo

    Nasional
    Ini Penjelasan Kemenkes soal Wacana Mengubah Definisi Kematian Akibat Covid-19

    Ini Penjelasan Kemenkes soal Wacana Mengubah Definisi Kematian Akibat Covid-19

    Nasional
    Pemerintah Akan Tanggung Biaya Perawatan Karyawan yang Terpapar Covid-19

    Pemerintah Akan Tanggung Biaya Perawatan Karyawan yang Terpapar Covid-19

    Nasional
    PKPU Direvisi, Pemerintah Ingin Arak-arakan Dilarang

    PKPU Direvisi, Pemerintah Ingin Arak-arakan Dilarang

    Nasional
    Kampanye Pilkada 2020 Dimulai 26 September, Pemerintah Minta Revisi PKPU Dikebut

    Kampanye Pilkada 2020 Dimulai 26 September, Pemerintah Minta Revisi PKPU Dikebut

    Nasional
    Klaster Rumah Sakit, Komunitas, dan Perkantoran Jadi Penyumbang Kasus Covid-19 Terbesar di Jakarta

    Klaster Rumah Sakit, Komunitas, dan Perkantoran Jadi Penyumbang Kasus Covid-19 Terbesar di Jakarta

    Nasional
    Sekjen PBNU: Jangan Sampai Pilkada Timbulkan Risiko bagi Masyarakat

    Sekjen PBNU: Jangan Sampai Pilkada Timbulkan Risiko bagi Masyarakat

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X