Diapresiasi, Briptu Norman Tetap Ditegur

Kompas.com - 05/04/2011, 13:44 WIB
EditorInggried

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepolisian mengapresiasi sekaligus menegur aksi Briptu Norman Kamaru, anggota Brimob Polda Gorontalo, dalam video rekaman yang beredar di YouTube. Video Norman kini menjadi perbincangan di jejaring sosial. Dalam video itu, Norman tampak menggerakkan tubuhnya mengikuti irama lagu yang mengalun.

Kepala Bidang Humas Polda Gorontalo AKBP Wilson Damanik mengatakan, pihaknya menghargai kreativitas Norman.

"Kita hargai juga dia punya inisiatif untuk menghibur temannya yang punya masalah dengan gaya nyanyi dia dan gerakan sedemikian luwes," ucap Wilson ketika dihubungi wartawan, Selasa (5/4/2011).

Wilson mengatakan, pihaknya memaklumi aksi Norman lantaran adanya kejenuhan saat menjalankan tugas. "Ini mengusir kepenatan dan kejenuhanlah. Polisi, kan, juga manusia, bisa jenuh," kata dia.

Namun, tambah Wilson, tindakan Norman bukan tanpa sisi negatif. Dalam rekaman yang dibuat Kamis pekan lalu, Norman dinilai kurang menjaga kehormatan institusi Polri lantaran menggunakan seragam dinas.

"Itu, kan, lagi piket. Dia tentu kurang jaga kewibawaan. Kita serahkan atasannyalah untuk teguran itu," ucapnya.

Seperti diberitakan, aksi Norman dalam video berjudul "Polisi Gorontalo Menggila" menuai pro dan kontra. Sebagian menilai aksi Norman kreatif. Ada pula yang mempertanyakan apakah tingkah Norman pantas karena merokok saat bertugas dan menggunakan tindik di lidah.

Video berdurasi 6 menit 30 detik itu memperlihatkan bagaimana Norman menirukan gerakan penyanyi India, Shakh Rukh Khan, dengan iringan lagu "Dil Se" yang berarti "Dari Hati". Ia tampak hafal betul lagu dari awal hingga akhir.

Dalam rekaman, Norman berkali-kali menggoda rekan di sampingnya yang ikut berjaga di pos.

Baca juga: "Polisi Gorontalo" Dapat Dukungan di Facebook

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    BERITA FOTO: Penampakan Kereta Luar Biasa yang Bawa Jokowi-Iriana ke Ukraina

    BERITA FOTO: Penampakan Kereta Luar Biasa yang Bawa Jokowi-Iriana ke Ukraina

    Nasional
    Pemerintah Kaji Legalitas Ganja untuk Keperluan Medis

    Pemerintah Kaji Legalitas Ganja untuk Keperluan Medis

    Nasional
    Ganjar, Anies, Puan, hingga Ridwan Kamil Masuk dalam Radar Capres PAN

    Ganjar, Anies, Puan, hingga Ridwan Kamil Masuk dalam Radar Capres PAN

    Nasional
    Gerindra Bakal Gelar Rakernas pada Agustus Tentukan Capres

    Gerindra Bakal Gelar Rakernas pada Agustus Tentukan Capres

    Nasional
    Dapat Banyak Usulan Capres, PAN Bakal Gelar Rakernas Akhir Agustus

    Dapat Banyak Usulan Capres, PAN Bakal Gelar Rakernas Akhir Agustus

    Nasional
    Gerindra Akan Gelar Rakernas, Minta Jawaban Prabowo untuk Maju jadi Capres

    Gerindra Akan Gelar Rakernas, Minta Jawaban Prabowo untuk Maju jadi Capres

    Nasional
    Mengingat Kisah Ibu Musa dan Fidelis dalam Perjuangan Legalisasi Ganja Medis...

    Mengingat Kisah Ibu Musa dan Fidelis dalam Perjuangan Legalisasi Ganja Medis...

    Nasional
    Politikus PDI-P Minta Wacana Legalisasi Ganja untuk Medis Disikapi Hati-hati, Bukan Latah

    Politikus PDI-P Minta Wacana Legalisasi Ganja untuk Medis Disikapi Hati-hati, Bukan Latah

    Nasional
    Sarankan Lili Pintauli Mundur sebelum Disidang Etik Dewas: Hemat Waktu

    Sarankan Lili Pintauli Mundur sebelum Disidang Etik Dewas: Hemat Waktu

    Nasional
    ICW Minta PDI-P Terangkan Status Keanggotaan Juliari Batubara

    ICW Minta PDI-P Terangkan Status Keanggotaan Juliari Batubara

    Nasional
    Soal Aksi 900 Hari Harun Masiku Buron, KPK: Kenapa ICW Hanya Fokus ke Dia?

    Soal Aksi 900 Hari Harun Masiku Buron, KPK: Kenapa ICW Hanya Fokus ke Dia?

    Nasional
    Kekecewaan Adam Deni Atas Vonis 4 Tahun Terkait Penyebaran Dokumen Pribadi Ahmad Sahroni

    Kekecewaan Adam Deni Atas Vonis 4 Tahun Terkait Penyebaran Dokumen Pribadi Ahmad Sahroni

    Nasional
    Menakar Peluang Jokowi Hentikan Perang

    Menakar Peluang Jokowi Hentikan Perang

    Nasional
    Dua Tersangka KSP Indosurya Dibebaskan, Mahfud: Kasus Ini Tak Akan Dihentikan!

    Dua Tersangka KSP Indosurya Dibebaskan, Mahfud: Kasus Ini Tak Akan Dihentikan!

    Nasional
    Kajian Komprehensif Penggunaan Ganja untuk Kepentingan Medis Diperlukan...

    Kajian Komprehensif Penggunaan Ganja untuk Kepentingan Medis Diperlukan...

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.