NU Bakal Luncurkan Ensiklopedia

Kompas.com - 30/03/2011, 13:45 WIB
EditorLatief

JAKARTA, KOMPAS.com — Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tengah menyiapkan buku ensiklopedia berisikan tentang perjalanan panjang organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut. Penerbitan ensiklopedia ini diharapkan bisa menjadi monumen pengetahuan dan babad kontemporer yang merekam sejarah, tokoh, dan khazanah edukasi di pesantren secara obyektif, akurat, dan komprehensif.

"Jumlah warga NU diperkirakan mencapai lebih dari 70 juta orang, maka sudah selayaknya dicatat dan didokumentasikan dalam sebuah ensiklopedia," kata Ketua Umum PBNU Said Aqiel Siradj dalam siaran persnya, Rabu (30/3/2011).

Menurut Said Aqiel, ensiklopedia itu ditujukan untuk merangkum pengetahuan, mendorong minat kajian, dan pengembangan NU. Buku tersebut diharapkan bisa menjadi referensi terlengkap tentang NU masa lalu hingga kini.

Ketua PBNU M Imam Azis yang menjadi salah satu inisiator penerbitan ensiklopedia itu menjelaskan, buku berjudul Ensiklopedia Nahdlatul Ulama: Sejarah, Tokoh, dan Khasanah Pesantren ini akan diluncurkan pada pertengahan Juni mendatang.


"Peluncurannya akan dilakukan pada saat peringatan harlah Nahdlatul Ulama," katanya.

Imam juga menambahkan, ensiklopedia ini menjadi proyek monumental yang akan tercatat sepanjang sejarah NU. Selama ini, NU sendiri selalu terkendala masalah pendanaan yang cukup besar untuk menerbitkannya.

"Kendala itu terkait karena riset teks dan foto ternyata banyak dilakukan di Belanda, Perancis, dan Jepang. Maklum, data-data tentang NU masa lampau itu memang banyak berserakan dan tercecer di luar negeri sehingga kami harus melakukan riset dan penulisan ini hampir 1,5 tahun," ujarnya.

Adapun terkait penerbitan buku ensiklopedia ini, PBNU bekerja sama dengan Telkom Flexi untuk menerbitkan dan mendistribusikan produk tersebut di kalangan warga NU. Kerja sama itu salah satunya menyiapkan ponsel Flexi Aswaja yang berisikan layanan konten tentang NU.

"Supaya warga nahdliyin bisa mengakses informasi apa saja tentang NU, seperti Murottal Quran, Hadis, Shalawat, Wirid dan Doa, Ahkamul Fuqoha, Kitab Kuning, Kutbah Jum’at, Lazis NU, Taushiyah Kiai NU, Manasik Haji dan Umroh, dan masih banyak lagi konten edukasi yang bermanfaat di pesantren atau yayasan pendidikan NU," tambah Imam.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

MK Beri Jeda 5 Tahun Eks Koruptor Maju Pilkada, Golkar: Ya Kita Ikuti

MK Beri Jeda 5 Tahun Eks Koruptor Maju Pilkada, Golkar: Ya Kita Ikuti

Nasional
Jokowi Soroti Tingginya Impor Baja dan Petrokimia

Jokowi Soroti Tingginya Impor Baja dan Petrokimia

Nasional
Berusia 61 Tahun, Ini capaian Batan untuk Indonesia

Berusia 61 Tahun, Ini capaian Batan untuk Indonesia

Nasional
KPK dan LIPI Usulkan Besaran Dana Parpol Senilai Rp 8.461 per Suara

KPK dan LIPI Usulkan Besaran Dana Parpol Senilai Rp 8.461 per Suara

Nasional
BNPB Jadikan Kabupaten Ogan Ilir 'Pilot Project' Wilayah Pemulihan Pasca-Karhutla

BNPB Jadikan Kabupaten Ogan Ilir "Pilot Project" Wilayah Pemulihan Pasca-Karhutla

Nasional
Wapres: Hukuman Mati untuk Koruptor Dibolehkan Negara dan Agama

Wapres: Hukuman Mati untuk Koruptor Dibolehkan Negara dan Agama

Nasional
BNPB Sebut Masyarakat Butuh Pemulihan Pasca-Bencana Selain Infrastruktur

BNPB Sebut Masyarakat Butuh Pemulihan Pasca-Bencana Selain Infrastruktur

Nasional
Eks Koruptor Boleh Ikut Pilkada Setelah 5 Tahun Keluar Penjara, Ini Kata Pimpinan Komisi II

Eks Koruptor Boleh Ikut Pilkada Setelah 5 Tahun Keluar Penjara, Ini Kata Pimpinan Komisi II

Nasional
Perludem: Putusan MK Batasi Eks Koruptor di Pilkada Jadi Kado Hari Antikorupsi

Perludem: Putusan MK Batasi Eks Koruptor di Pilkada Jadi Kado Hari Antikorupsi

Nasional
PPP Minta Wacana Hukuman Mati Tak Disikapi Emosional

PPP Minta Wacana Hukuman Mati Tak Disikapi Emosional

Nasional
Saksi Abu Bakar Akui Serahkan 5.000 Dollar Singapura Lewat Bawahan Nurdin Basirun

Saksi Abu Bakar Akui Serahkan 5.000 Dollar Singapura Lewat Bawahan Nurdin Basirun

Nasional
KPU Segera Revisi PKPU soal Pencalonan Napi, Ditargetkan Rampung Januari 2020

KPU Segera Revisi PKPU soal Pencalonan Napi, Ditargetkan Rampung Januari 2020

Nasional
Pasca-putusan MK soal Eks Koruptor, Parpol Diharapkan Lebih Ketat Seleksi Calon Kepala Daerah

Pasca-putusan MK soal Eks Koruptor, Parpol Diharapkan Lebih Ketat Seleksi Calon Kepala Daerah

Nasional
Buntut Putusan MK, ICW Desak KPU Segera Revisi PKPU Pencalonan Pilkada

Buntut Putusan MK, ICW Desak KPU Segera Revisi PKPU Pencalonan Pilkada

Nasional
MK Beri Jeda 5 Tahun bagi Eks Koruptor Maju Pilkada, ICW: Ini Putusan Penting

MK Beri Jeda 5 Tahun bagi Eks Koruptor Maju Pilkada, ICW: Ini Putusan Penting

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X