Busyro: "No Way" untuk Koruptor

Kompas.com - 28/03/2011, 17:39 WIB
EditorNasru Alam Aziz

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Busyro Muqoddas membeberkan seputar pengalamannya sebagai seorang advokat sejak tahun 1980-an di depan para peserta kuliah umum Karya Latihan Bantuan Hukum 2011 yang diselenggarakan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) di Kantor LBH Jakarta, Senin (28/3/2011).

"Saya sudah 26 tahun menjadi lawyer dan saya bersumpah tidak akan bela kasus korupsi. No way untuk koruptor. Saya tidak mau membawa uang dari koruptor yang memberi fee saya dan dibawa pulang ke rumah. Saya percaya untuk mendapat rezeki dengan barokah, bukan dari koruptor," ungkap Busyro.

Busyro menyatakan bahwa ia juga tidak menyalahkan para lawyer lainnya yang menjadi pengacara untuk koruptor. Menurutnya, itu merupakan hak tiap-tiap lawyer. "Saya tidak menyalahkan teman-teman yang berbeda pemikiran dengan saya. Kadang saya bertanya-tanya, sebenarnya salah atau tidak kalau kita menjadi lawyer untuk koruptor. Tapi itu hanya pertanyaan saja. Saya juga tidak akan memberikan statement tentang itu. Itu hak masing-masing lawyer untuk memilih jalannya," tuturnya.

Menurut Busyro, selama ini koruptor selalu ingin dibela pengacara agar hukumannya diringankan atau bahkan dibebaskan. Ia tidak menyetujui hal tersebut. Busyro beranggapan bahwa setiap koruptor seharusnya mendapatkan hukuman sesuai perbuatannya.

"Saya belum menemukan ada pengacara yang mendampingi koruptor, kemudian minta kepada majelis hakim untuk memberikan hukuman seberat-beratnya untuk kliennya. Koruptor pasti minta diringankan hukumannya, syukur-syukur dibebaskan. Oleh karena itu, saya lebih memilih katakan tidak untuk bela koruptor. Tapi kembali lagi, itu hak masing-masing lawyer," kata Busyro.

Ia mengakui saat ini banyak tantangan dan halangan dalam memerangi tindak pidana korupsi karena korupsi banyak dilakukan di tingkat struktural yang melibatkan banyak lapisan, terutama dalam pemerintahan.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua MPR Minta BPK Audit Menyeluruh Jiwasraya, Asabri, hingga BPJS

Ketua MPR Minta BPK Audit Menyeluruh Jiwasraya, Asabri, hingga BPJS

Nasional
Menurut Mahfud MD, Indonesia dan Malaysia Sama-sama Ingin Jadi Negara Islami

Menurut Mahfud MD, Indonesia dan Malaysia Sama-sama Ingin Jadi Negara Islami

Nasional
Bamsoet: Kita Hindari Pansus Jiwasraya untuk Kurangi Kegaduhan

Bamsoet: Kita Hindari Pansus Jiwasraya untuk Kurangi Kegaduhan

Nasional
Bambang Widjojanto Nilai Kenaikan Indeks Persepsi Korupsi Mesti Dilihat Hati-hati

Bambang Widjojanto Nilai Kenaikan Indeks Persepsi Korupsi Mesti Dilihat Hati-hati

Nasional
PDI-P: Hari Raya Imlek sebagai Hari Libur Nasional merupakan Ekspresi Semangat Kebangsaan

PDI-P: Hari Raya Imlek sebagai Hari Libur Nasional merupakan Ekspresi Semangat Kebangsaan

Nasional
Jejak Orang Tionghoa dalam Penyebaran Islam di Pulau Jawa

Jejak Orang Tionghoa dalam Penyebaran Islam di Pulau Jawa

Nasional
Dari Daratan Tiongkok ke Kota Medan, Tjong A Fie Sang Dermawan...

Dari Daratan Tiongkok ke Kota Medan, Tjong A Fie Sang Dermawan...

Nasional
Peran Masyarakat Tionghoa dalam Pertempuran 10 November: Ikut Angkat Senjata hingga Dirikan Palang Biru

Peran Masyarakat Tionghoa dalam Pertempuran 10 November: Ikut Angkat Senjata hingga Dirikan Palang Biru

Nasional
Tahun Baru Imlek, 43 Narapidana Beragama Konghucu Dapat Remisi Khusus

Tahun Baru Imlek, 43 Narapidana Beragama Konghucu Dapat Remisi Khusus

Nasional
Kunjungi Lokasi PON 2020, Menko PMK Singgung Pembangunan dari Timur Indonesia

Kunjungi Lokasi PON 2020, Menko PMK Singgung Pembangunan dari Timur Indonesia

Nasional
BNPB Uji Coba Operasional Call Center 24 Jam

BNPB Uji Coba Operasional Call Center 24 Jam

Nasional
Kemenkumham soal Harun Masiku: Bantah Merekayasa hingga Bentuk Tim Independen

Kemenkumham soal Harun Masiku: Bantah Merekayasa hingga Bentuk Tim Independen

Nasional
Pengakuan Hasto Usai Diperiksa KPK: Ditanya soal PAW hingga Sebut Harun Masiku Korban

Pengakuan Hasto Usai Diperiksa KPK: Ditanya soal PAW hingga Sebut Harun Masiku Korban

Nasional
Belum Tahu Keberadaan Harun Masiku, KPK Minta Masyarakat Bantu Beri Informasi

Belum Tahu Keberadaan Harun Masiku, KPK Minta Masyarakat Bantu Beri Informasi

Nasional
Imigrasi dan Kejaksaan Diminta Stop Kasus Jurnalis Mongabay

Imigrasi dan Kejaksaan Diminta Stop Kasus Jurnalis Mongabay

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X