Seluruh TKI Selamat

Kompas.com - 17/03/2011, 03:46 WIB
Editor

Jakarta, Kompas - Seluruh tenaga kerja Indonesia sektor kesehatan dan peserta program pemagangan di berbagai industri di lima prefektur atau wilayah administrasi di Jepang selamat dari bencana gempa dan tsunami. Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia dan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi terus memantau keadaan mereka.

Demikian disampaikan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Mohammad Jumhur Hidayat di Jakarta, Rabu (16/3). Indonesia dan Jepang memiliki perjanjian kemitraan ekonomi yang membuka keran penempatan TKI perawat kesehatan dan perawat jompo sejak 2008 dan kerja sama pemagangan angkatan kerja sejak tahun 1993 di Jepang.

”Mereka telah dievakuasi ke Tokyo oleh tim Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tokyo. Mereka akan terus di Jepang sampai kontrak kerja selama tiga tahun selesai,” ujar Jumhur.

Sebanyak 35 TKI perawat kesehatan bekerja di lima prefektur yang dilanda bencana alam, Jumat lalu. TKI di Miyagi ada 9 orang, Aomori (12 orang), Iwate (2 orang), Ibaraki (8 orang), dan Fukushima (4 orang).

BNP2TKI telah menempatkan 686 perawat kesehatan dan perawat jompo sejak tahun 2008. Untuk tahun 2011, proses seleksi belum dibuka kembali.

Secara terpisah, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigasi Muhaimin Iskandar mengatakan, para peserta program magang kerja di Jepang selamat dari bencana alam dan dalam kondisi yang sehat. Dua peserta program di Fukushima, Jatmiko, dan Mukhmad Ikhwanudin, yang sempat dilaporkan hilang kini sudah ditemukan. Sebanyak 57 peserta mengikuti program magang di Iwate, Miyagi, dan Fukushima.

”Dari laporan sementara pusat krisis Kemennakertrans, mereka aman dan belum mengungsi. Sebagian besar perusahaan tempat pemagangan berlokasi jauh dari pantai,” ujar Muhaimin. (ham)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.