LBH Kecam Paket Bom untuk Ulil

Kompas.com - 15/03/2011, 19:00 WIB
EditorRobert Adhi Kusumaputra

JAKARTA, KOMPAS.com — Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (LBH) Jakarta mengecam tindakan pengiriman paket bom yang ditujukan pada aktivis Jaringan Islam Liberal (JIL), Ulil Abshar Abdallah.

Menurut Direktur LBH Jakarta Nurkholis Hidayat, aksi teror semacam itu menodai nilai-nilai kemanusiaan di Indonesia. ”Saya tadi sudah langsung ke tempat kejadian juga. Kami turut bersedih atas kejadian yang dialami teman-teman. Kami juga mengecam bentuk teror-teror seperti ini, karena ini sama saja dengan menodai nilai-nilai kemanusiaan,” kata Nurkholis saat dihubungi Kompas. com, Selasa (15/03/11).

Menurut Nurkholis, ia tak ingin berspekulasi apa pun mengenai peristiwa ini. Namun, ada kemungkinan pengiriman ini bisa dikarenakan sepak terjang Ulil yang sangat vokal dalam mendukung keragaman, pluralisme, dan kaum minoritas.

Selain itu, ada juga kemungkinan karena nama Ulil sempat membisingkan dunia politik, terutama mengenai isu reshuffle. Apalagi saat ini Ulil  juga menjabat sebagai Ketua Pusat Pengembangan Strategi dan Kebijakan DPP Partai Demokrat. 

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    UPDATE: Bertambah 13.695, Kasus Covid-19 Indonesia Capai 1.037.993

    UPDATE: Bertambah 13.695, Kasus Covid-19 Indonesia Capai 1.037.993

    Nasional
    Fraksi PKB Minta Pilkada Serentak Tetap 2024, Pemerintah Harus Fokus ke Pandemi

    Fraksi PKB Minta Pilkada Serentak Tetap 2024, Pemerintah Harus Fokus ke Pandemi

    Nasional
    Indeks Persepsi Korupsi Turun Pertama Kali sejak 2008, Laode: Jangan Kita Anggap Biasa Saja

    Indeks Persepsi Korupsi Turun Pertama Kali sejak 2008, Laode: Jangan Kita Anggap Biasa Saja

    Nasional
    Perpres Pencegahan Ekstremisme Dianggap Berpotensi Timbulkan Konflik Horizontal

    Perpres Pencegahan Ekstremisme Dianggap Berpotensi Timbulkan Konflik Horizontal

    Nasional
    Mengenal Seluk-beluk Vaksin Sinovac

    Mengenal Seluk-beluk Vaksin Sinovac

    Nasional
     Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Turun, KPK: Korupsi Beban Bangsa

    Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Turun, KPK: Korupsi Beban Bangsa

    Nasional
    BEM SI Minta Kapolri Tuntaskan dan Tindak Tegas Kasus Pelanggaran HAM

    BEM SI Minta Kapolri Tuntaskan dan Tindak Tegas Kasus Pelanggaran HAM

    Nasional
    Pekan Depan, Kejagung Berencana Gelar Perkara untuk Tetapkan Tersangka Kasus Asabri

    Pekan Depan, Kejagung Berencana Gelar Perkara untuk Tetapkan Tersangka Kasus Asabri

    Nasional
    Dokumen Asli Hasil Penyelidikan TPF Munir Belum Ditemukan, Ombudsman Harap Kemensetneg Cari Solusi

    Dokumen Asli Hasil Penyelidikan TPF Munir Belum Ditemukan, Ombudsman Harap Kemensetneg Cari Solusi

    Nasional
    Kapolri Listyo Sigit Berlatar Belakang Keluarga TNI, Ayahnya Perwira Angkatan Udara

    Kapolri Listyo Sigit Berlatar Belakang Keluarga TNI, Ayahnya Perwira Angkatan Udara

    Nasional
    IDI: Kematian Tenaga Medis Indonesia 3 Besar di Dunia

    IDI: Kematian Tenaga Medis Indonesia 3 Besar di Dunia

    Nasional
    Kemenag Pastikan Wakaf Uang Hanya Diinvestasikan Lewat Produk Keuangan Syariah

    Kemenag Pastikan Wakaf Uang Hanya Diinvestasikan Lewat Produk Keuangan Syariah

    Nasional
    Skor Turun, Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Setara Gambia dan di Bawah Timor Leste

    Skor Turun, Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Setara Gambia dan di Bawah Timor Leste

    Nasional
    Kemenko PMK: Pemerintah Akan Naikkan Harga Rokok di Pasaran

    Kemenko PMK: Pemerintah Akan Naikkan Harga Rokok di Pasaran

    Nasional
    Pesan Jokowi, Masyarakat Jangan Gunakan Dana Bansos Covid-19 untuk Beli Rokok

    Pesan Jokowi, Masyarakat Jangan Gunakan Dana Bansos Covid-19 untuk Beli Rokok

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X