Akankah Cirus Ditahan?

Kompas.com - 04/03/2011, 13:02 WIB
EditorJimmy Hitipeuw

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah melalui proses panjang, Jaksa Cirus Sinaga akhirnya menjalani pemeriksaan untuk pertama kali sebagai tersangka terkait mafia kasus Gayus Halomoan Tambunan di Bareskrim Polri, Jumat ( 4/3/2011 ).

Sebelumnya, Cirus telah menjalani beberapa kali pemeriksaan sebagai tersangka terkait kasus pemalsuan dokumen rencana penuntutan (rentut) untuk Gayus. Cirus dijerat bersama Haposan Hutagalung.

Entah alasan apa, penyidik tak menahan Cirus terkait kasus rentut. Apakah Cirus akan ditahan seusai pemeriksaan kasus korupsi? Kepala Bareskrim Polri Komjen Ito Sumardi, mengatakan, penahanan Cirus tergantung hasil pemeriksaan hari ini.

"Penahanan kan harus berdasarkan pemeriksaan. Dari pemeriksaan nanti, penyidik akan mempertimbangkan apakah orang ini terindikasi melakukan perbuatan yang dituduhkan," ucap Ito di Hotel Sultan di Jakarta, Jumat, ketika ditanya apakah Cirus akan ditahan.

Dikatakan Ito, Cirus akan ditahan jika penyidik memiliki bukti kuat keterlibatan Cirus. Pasalnya, kata dia, tersangka kasus korupsi harus ditahan berdasarkan Peraturan Kepala Polri (Perkap).

"Kalau kasus korupsi kan sudah ada Perkap. Yah pasti kita lakukan upaya penahanan kalau memang terlibat," kata Ito.

Tumbur Simanjuntak, penasihat hukum Cirus, mengatakan, tak ada alasan buat penyidik untuk menahan kliennya. Pasalnya, kata dia, penyidik tak memiliki bukti keterlibatan Cirus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Alasan penetapan tersangka aja enggak cukup bukti, apalagi alasan menahan," lontar Tumbur.

Seperti diketahui, penyidik menahan semua tersangka korupsi yang terlibat kasus Gayus. Terkait mafia kasus tahun 2009 , penyidik menahan Gayus, Haposan Hutagalung, Andy Kosasih, Lambertus, Alif Kuncoro, Kompol Arafat Enanie, AKP Sri Sumartini, Muhtadi Asnun, dan Sjahril Djohan.

Terkait kasus korupsi saat menangani keberatan pajak PT Surya Alam Tunggal, penyidik menahan tiga pegawai Direktorat Jenderal Pajak yakni Humala Napitupulu, Maruli Pandapotan Manurung, dan terakhir Bambang Heru.

Kemudian, terkait kasus suap selama bebasnya Gayus dari Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, penyidik menahan Kepala Rutan Kompol Iwan Siswanto berserta delapan anggotanya.

Selanjutnya, penyidik menahan Arie terkait kasus pemalsuan paspor atas nama Sony Laksono. Penyidik juga menahan mantan Kabareskrim Polri Komjen Susno Duadji terkait dua perkara korupsi.

Apakah ketua tim jaksa peneliti kasus Gayus itu akan ditahan seusai diperiksa nanti? Atau Cirus akan menjadi tersangka korupsi dalam kasus Gayus pertama yang dapat bebas melenggang? Kita tunggu saja...

 



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK Eksekusi Mantan Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria ke Lapas Sukamiskin

KPK Eksekusi Mantan Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria ke Lapas Sukamiskin

Nasional
Mensos Sebut Bansos Tunai Tak Lagi Dilanjutkan

Mensos Sebut Bansos Tunai Tak Lagi Dilanjutkan

Nasional
Polri Pastikan Kasus Penistaan Agama dengan Tersangka Muhammad Kece Tetap Diproses

Polri Pastikan Kasus Penistaan Agama dengan Tersangka Muhammad Kece Tetap Diproses

Nasional
Menpan RB: Penundaan SKD Diupayakan Tak Ubah Jadwal Tes CPNS Keseluruhan

Menpan RB: Penundaan SKD Diupayakan Tak Ubah Jadwal Tes CPNS Keseluruhan

Nasional
Pasal Integrasi Lembaga Riset dalam UU Cipta Kerja Digugat ke MK

Pasal Integrasi Lembaga Riset dalam UU Cipta Kerja Digugat ke MK

Nasional
Kepala LAN: Birokrasi Harus Tinggalkan Cara Kerja Lama untuk Tingkatkan Efektivitas

Kepala LAN: Birokrasi Harus Tinggalkan Cara Kerja Lama untuk Tingkatkan Efektivitas

Nasional
Koopgabsus Tricakti TNI Sebut 7 Teroris Poso Tewas Sepanjang 2021

Koopgabsus Tricakti TNI Sebut 7 Teroris Poso Tewas Sepanjang 2021

Nasional
Propam Tunggu Izin MA untuk Periksa Irjen Napoleon atas Dugaan Penganiayaan Muhammad Kece

Propam Tunggu Izin MA untuk Periksa Irjen Napoleon atas Dugaan Penganiayaan Muhammad Kece

Nasional
Ombudsman Temukan Masalah Pendataan Terkait Vaksinasi Covid-19

Ombudsman Temukan Masalah Pendataan Terkait Vaksinasi Covid-19

Nasional
Kemenkes Pastikan Jemaah Umrah Akan Dapat 'Booster' Vaksin Covid-19

Kemenkes Pastikan Jemaah Umrah Akan Dapat "Booster" Vaksin Covid-19

Nasional
Ombudsman Minta Koordinasi Terkait Distribusi Vaksin Covid-19 Dibenahi

Ombudsman Minta Koordinasi Terkait Distribusi Vaksin Covid-19 Dibenahi

Nasional
Pratu Ida Bagus Gugur Ditembak Saat Amankan Pendaratan Heli untuk Angkut Jenazah Nakes

Pratu Ida Bagus Gugur Ditembak Saat Amankan Pendaratan Heli untuk Angkut Jenazah Nakes

Nasional
Satgas: Covid-19 Kembali Melonjak di Sejumlah Negara dengan Kasus Aktif di Bawah 1 Persen

Satgas: Covid-19 Kembali Melonjak di Sejumlah Negara dengan Kasus Aktif di Bawah 1 Persen

Nasional
Dukung Indonesia Jadi Pusat Vaksin Global, Anggota Komisi IX Harap Ada Manfaat bagi Bidang Farmasi

Dukung Indonesia Jadi Pusat Vaksin Global, Anggota Komisi IX Harap Ada Manfaat bagi Bidang Farmasi

Nasional
Raker dengan DPD, Risma Paparkan 2 Pilar Strategi Kemensos Tangani Kemiskinan

Raker dengan DPD, Risma Paparkan 2 Pilar Strategi Kemensos Tangani Kemiskinan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.