Yoyok Sudah Lama Diincar

Kompas.com - 27/02/2011, 16:42 WIB
EditorA. Wisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebelum akhirnya ditangkap, Surendro Prasetyo alias Yoyok, pemain drum band Padi, ternyata sudah diincar sejak lama oleh petugas Direktorat Narkoba Bareskrim Polri.

Kanit 2 Direktorat 4 Narkoba Bareskrim Mabes Polri Kombes Pol Drs Siswandi saat ditemui di BNN Pusat, Cawang, Jakarta Timur, Minggu (27/2/2011), mengatakan pihaknya sudah mengintai Yoyok sejak 5-6 bulan lalu.

Puncaknya, sekitar 3 hari lalu, petugas mengendus indikasi transaksi narkoba antara Yoyok dengan Mr X yang dikenal sebagai salah satu penyuplai narkoba di kalangan artis.

"Awalnya penangkapan tersebut bermula dari informasi 3 hari lalu. Namun kita belum mengetahui di lantai berapa yang bersangkutan tinggal. Selang beberapa waktu kita ketahui bahwa tersangka ternyata tinggal di apartemen Sudirman Park Lantai 40," jelas Siswandi.

"Berbekal info itulah kita langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka bersama barang bukti 1/2 gram sabu-sabu yang baru dibelinya seharga Rp 700 ribu bersama alat pengisapnya (bong) sekitar pukul 03.00 WIB," jelas Siswandi .

Siswandi juga mengatakan bahwa Yoyok merupakan satu dari 12 artis pengguna narkoba yang dianjurkan untuk berhenti dan menjalani pengobatan baik itu secara pribadi maupun dengan bantuan BNN Pusat.

"Dia kita tangkap sendiri di apartemennya bersama sisa barang bukti yang sudah digunakan setengahnya, dimana yang bersangkutan membelinya dari seorang kurir," ujar Siswandi.

Siswandi juga menambahkan bahwa dari informasi yang dikumpulkan dari Yoyok, diketahui bahwa sebenarnya ia pernah menggunakan narkotika jenis heroin 10 tahun lalu, namun kemudian beralih menggunakan sabu-sabu sejak 5-6 bulan terakhir.

"Katanya dia menggunakan itu untuk menghilangkan permasalahan yang ada pascaperpisahan dengan mantan istrinya," jelas Siswandi.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Ketujuh Eks Kader Demokrat Bakal Ajukan Gugatan Pemecatan Bersamaan

    Ketujuh Eks Kader Demokrat Bakal Ajukan Gugatan Pemecatan Bersamaan

    Nasional
    Kepala BKPM Sebut Investasi Miras Usulan dari Pemda dan Masyarakat

    Kepala BKPM Sebut Investasi Miras Usulan dari Pemda dan Masyarakat

    Nasional
    Kejagung Sita Tambang Nikel Seluas 23.000 Hektare Milik Heru Hidayat

    Kejagung Sita Tambang Nikel Seluas 23.000 Hektare Milik Heru Hidayat

    Nasional
    Ini Kasus yang Dipertimbangkan KPK untuk Diterbitkan SP3

    Ini Kasus yang Dipertimbangkan KPK untuk Diterbitkan SP3

    Nasional
    KPK Sita Rumah Milik Staf Khusus Edhy Prabowo di Jakarta Selatan

    KPK Sita Rumah Milik Staf Khusus Edhy Prabowo di Jakarta Selatan

    Nasional
    Menristek: Mutasi Virus Corona Berpengaruh pada Efikasi Vaksin

    Menristek: Mutasi Virus Corona Berpengaruh pada Efikasi Vaksin

    Nasional
    Geledah Rumah Penyuap Nurdin Abdullah, KPK Sita Berbagai Dokumen

    Geledah Rumah Penyuap Nurdin Abdullah, KPK Sita Berbagai Dokumen

    Nasional
    Polri Mulai Selidiki Dugaan Unlawful Killing terhadap 4 Anggota Laskar FPI

    Polri Mulai Selidiki Dugaan Unlawful Killing terhadap 4 Anggota Laskar FPI

    Nasional
    Tanggapi Isu KLB, Demokrat: Demi Selamatkan Partai atau Kepentingan Pribadi?

    Tanggapi Isu KLB, Demokrat: Demi Selamatkan Partai atau Kepentingan Pribadi?

    Nasional
    Hakim Pertanyakan Kualifikasi Effendi Gazali Jadi Penasihat Menteri Kelautan dan Perikanan

    Hakim Pertanyakan Kualifikasi Effendi Gazali Jadi Penasihat Menteri Kelautan dan Perikanan

    Nasional
    Ditargetkan 447.000 Prajurit dan PNS TNI Selesai Divaksin April

    Ditargetkan 447.000 Prajurit dan PNS TNI Selesai Divaksin April

    Nasional
    Jokowi: Pajak Sangat Diperlukan untuk Dukung Pemulihan Ekonomi dan Kesehatan Saat Pandemi

    Jokowi: Pajak Sangat Diperlukan untuk Dukung Pemulihan Ekonomi dan Kesehatan Saat Pandemi

    Nasional
    Setahun Pandemi, Dokter Tirta Minta Pemerintah Benahi Komunikasi Publik dan Atasi Hoaks

    Setahun Pandemi, Dokter Tirta Minta Pemerintah Benahi Komunikasi Publik dan Atasi Hoaks

    Nasional
    Gibran Minta Solo Jadi Prioritas Vaksinasi, Pengamat: Angin Segar untuk Pemda Lain

    Gibran Minta Solo Jadi Prioritas Vaksinasi, Pengamat: Angin Segar untuk Pemda Lain

    Nasional
    Soal Tewasnya 6 Anggota Laskar FPI, Polri Ungkap Hasil Gelar Perkara Bersama Kejagung

    Soal Tewasnya 6 Anggota Laskar FPI, Polri Ungkap Hasil Gelar Perkara Bersama Kejagung

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X