Foke Setuju Ormas Anarki Bubar

Kompas.com - 10/02/2011, 20:13 WIB
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com — Sikap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang memerintahkan pembubaran organisasi massa yang berulang kali melakukan dan menganjurkan tindakan kekerasan maka harus dibubarkan, didukung oleh Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo.

"Setuju saya, setuju banget," ujar Fauzi Bowo yang akrab disapa Foke, Kamis (10/2/2011), seusai melakukan pertemuan dengan Forkabi di Balaikota, Jakarta.

Gubernur DKI pun dengan tegas mengungkapkan bahwa setiap tindakan anarki yang dilakukan sebuah ormas sudah sepantasnya dihukum dan perlu dibubarkan. "Lagi pula ini kan negara hukum. Kenapa mesti (pembubaran) jadi masalah?" katanya.

Foke pun menyerahkan sepenuhnya proses pembubaran ormas yang berlaku anarki kepada aparat penegak hukum.

Seperti diberitakan, Rabu (9/2/2011), Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan, bila ada kelompok masyarakat atau organisasi masyarakat resmi yang berulang kali melakukan dan bahkan menganjurkan tindakan kekerasan, maka aparat keamanan harus membubarkan organisasi tersebut, sesuai aturan hukum dan etika demokrasi.

"Bila ada kelompok dan organisasi resmi yang selama ini terus melakukan aksi kekerasan,  para penegak hukum perlu mencari jalan yang sah dan legal bila perlu untuk pembubaran," perintah Presiden dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2011 di Kupang, Rabu (9/2/2011). 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.