Tuhan Tidak Pernah Mengajarkan Kekerasan

Kompas.com - 09/02/2011, 11:30 WIB
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Sutarman meminta masyarakat menjunjung tinggi sikap saling toleran, baik atas dasar etnis, agama, maupun status sosial. Jangan sampai muncul anggapan diri sendiri paling benar di tengah warga.

"Kita boleh meyakini agama yang kita anut adalah yang paling benar, tetapi jangan memaksakan diri hingga menyalahkan atau melukai orang lain, khususnya kalangan minoritas," kata Sutarman, Rabu (9/2/2011) di Balai Pertemuan Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya, Jakarta.

Apalagi, dia melanjutkan, Tuhan tidak pernah menyampaikan ajaran apa pun yang mengajarkan kekerasan. "Coba Anda lihat kejadian akhir-akhir ini. Masyarakat merusak mobil polisi. Saya tentu tahun depan bikin lagi mobil polisi. Itu dananya dari APBN yang berasal dari uang rakyat," katanya.

Saat berbicara di depan Pokdar Kamtibmas dan Saka Bhayangkara, Sutarman mengatakan, masyarakat perlu diingatkan kembali untuk selalu hidup bergotong royong tanpa melihat etnis, agama, dan status sosial.

"Dahulu, saat menjadi Kepala Polres Jakpus, saya sampai turun ke jalan untuk makan dengan rakyat," ujarnya.

Sebagai bangsa yang dikenal toleran dan penuh senyum oleh orang luar negeri, masyarakat Indonesia perlu terus mengembangkan kepercayaan. Sutarman mencontohkan Bali yang berdaya tarik keindahan.

"Setelah dua kali bom menimpa Bali, betapa susahnya membangun lagi kepercayaan terhadap Bali. Itu butuh dua tahun sampai tiga tahun," kata Sutarman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.