Menhukham: Bebas tetapi Terbatas

Kompas.com - 07/02/2011, 17:39 WIB
EditorI Made Asdhiana

SEMARANG, KOMPAS.com - Terkait penyerangan pengikut Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang, Banten, Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar di Kota Semarang, Senin (7/2/2011) mengatakan, pelaksanaan HAM tidak boleh melanggar hak orang lain dan tidak boleh melanggar nilai-nilai agama.

"Di dalam HAM kita, kebebasan dalam negara kita juga dibatasi. Kebebasan di negara kita bukan bebas sebebas-bebasnya. Ada syarat, pertama, HAM tidak boleh melanggar hak orang lain," katanya.

Kedua, Patrailis menambahkan, pelaksanaan HAM dibatasi dengan peraturan perundang-undangan. "Karena itu, tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai agama, nilai moral, ketertiban umum dan keamanan. Kita ikuti itu saja," ujarnya.

Namun, mengenai penyerangan yang dilakukan, Patrialis mengatakan, hal itu harus ditindak secara hukum.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Gugus Tugas Covid-19: 141.423 Pekerja Migran Akan Kembali ke Indonesia

    Gugus Tugas Covid-19: 141.423 Pekerja Migran Akan Kembali ke Indonesia

    Nasional
    ICW Serahkan 'Amicus Curiae' Terkait Kasus Penyiraman Air Keras Novel Baswedan

    ICW Serahkan "Amicus Curiae" Terkait Kasus Penyiraman Air Keras Novel Baswedan

    Nasional
    Pemerintah: Jangan Tunggu Zona Merah, Lakukan Protokol Kesehatan!

    Pemerintah: Jangan Tunggu Zona Merah, Lakukan Protokol Kesehatan!

    Nasional
    Target Uji Spesimen Dinaikkan, Mahasiswa dari Jurusan Ini Bakal Direkrut Jadi Relawan

    Target Uji Spesimen Dinaikkan, Mahasiswa dari Jurusan Ini Bakal Direkrut Jadi Relawan

    Nasional
    UPDATE 4 Juni: ODP 47.373 Orang, PDP 13.416

    UPDATE 4 Juni: ODP 47.373 Orang, PDP 13.416

    Nasional
    Pemerintah: Taat Protokol Kesehatan Harus Jadi Budaya

    Pemerintah: Taat Protokol Kesehatan Harus Jadi Budaya

    Nasional
    Presiden Ingin Contoh Korsel dan Selandia Baru dalam Penggunaan Teknologi Pelacak Covid-19, Seperti Apa?

    Presiden Ingin Contoh Korsel dan Selandia Baru dalam Penggunaan Teknologi Pelacak Covid-19, Seperti Apa?

    Nasional
    WNI dari Luar Negeri Dipersilakan Karantina Mandiri di Hotel, Tapi...

    WNI dari Luar Negeri Dipersilakan Karantina Mandiri di Hotel, Tapi...

    Nasional
    Hingga 4 Juni, Pemerintah Sudah Periksa 367.640 Spesimen dari 251.736 Orang

    Hingga 4 Juni, Pemerintah Sudah Periksa 367.640 Spesimen dari 251.736 Orang

    Nasional
    Sebaran Kasus Baru Covid-19 di 24 Provinsi, Kalsel Catat Penambahan Tertinggi

    Sebaran Kasus Baru Covid-19 di 24 Provinsi, Kalsel Catat Penambahan Tertinggi

    Nasional
    Jokowi Minta Sistem Pendidikan Adaptif dengan Perubahan

    Jokowi Minta Sistem Pendidikan Adaptif dengan Perubahan

    Nasional
    Pilkada Saat Pandemi, KPU Kurangi Target Partisipasi Pemilih jadi 77,5 Persen

    Pilkada Saat Pandemi, KPU Kurangi Target Partisipasi Pemilih jadi 77,5 Persen

    Nasional
    Wapres: Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah Masih Jauh Dibanding Potensinya

    Wapres: Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah Masih Jauh Dibanding Potensinya

    Nasional
    Kasus Suap Dana Hibah KONI, Aspri Imam Nahrawi Dituntut 9 Tahun Penjara

    Kasus Suap Dana Hibah KONI, Aspri Imam Nahrawi Dituntut 9 Tahun Penjara

    Nasional
    New Normal, Dipaksa Menjadi Astronot

    New Normal, Dipaksa Menjadi Astronot

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X