Antisipasi Serangan, Pemuda Berjaga-jaga

Kompas.com - 07/02/2011, 00:08 WIB
EditorAloysius Gonsaga Angi Ebo

BANTEN, Kompas.com - Sejumlah pemuda melakukan penjagan di sejumlah titik menuju Desa Umbulan, Cikeusik, Pandeglang, Banten, Minggu (6/2/2011) malam. Mereka berharap penyerangan berdarah terhadap kelompok Ahmadiyah di desa tersebut tidak berlanjut.

Selanjutnya, di sepanjang jalan menuju Rumah Sakit Umum Malimping, Banten, terlihat sejumlah ambulans bergegas dengan suara sirine menuju rumah sakit. Ada kemungkinan kendaraan tersebut sedang mengevakuasi korban bentrokan warga tersebut.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa bentrokan itu berawal saat sejumlah orang melakukan pengrusakan terhadap rumah yang diduga sebagai tempat ibadah aliran Ahmadiyah pada sekitar pukul 10.00 WIB. Setelah pengrusakan terhadap rumah tersebut kemudian diikuti oleh pengeroyokan terhadap anggota Ahmadiyah.

Kepolisian lalu mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah terhasut dan menggunakan kekerasan dalam menyelesaikan masalah.


Menurut Humas PB Ahmadiyah, Muarik Ahmad, tiga orang yang tewas adalah jemaah Ahmadiyah bernama, Mulyadi, Tarno dan Roni. (Tribunnews.com/Iman Suryanto)

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    APBD dan Dana Otsus Aceh Capai Rp 17 Triliun, Jokowi Wanti-wanti Pemda

    APBD dan Dana Otsus Aceh Capai Rp 17 Triliun, Jokowi Wanti-wanti Pemda

    Nasional
    Walhi: RUU Cipta Kerja Seolah-olah Berpihak pada Rakyat, tapi Sebenarnya Layani Korporasi

    Walhi: RUU Cipta Kerja Seolah-olah Berpihak pada Rakyat, tapi Sebenarnya Layani Korporasi

    Nasional
    Golkar Yakin Pembahasan RUU Ketahanan Keluarga Tak Akan Berlanjut

    Golkar Yakin Pembahasan RUU Ketahanan Keluarga Tak Akan Berlanjut

    Nasional
    Jokowi Minta Diberi Waktu Jawab Persoalan Perjanjian Helsinki-Aceh

    Jokowi Minta Diberi Waktu Jawab Persoalan Perjanjian Helsinki-Aceh

    Nasional
    Jokowi Kaget Progres Pembangunan Tol Aceh Sangat Cepat

    Jokowi Kaget Progres Pembangunan Tol Aceh Sangat Cepat

    Nasional
    Soal Pilwalkot Solo, Ketua DPP: Peluang Gibran Dicalonkan PDI-P Cukup Besar

    Soal Pilwalkot Solo, Ketua DPP: Peluang Gibran Dicalonkan PDI-P Cukup Besar

    Nasional
    Ombudsman Sebut Pasal 170 Draf RUU Cipta Kerja Bisa Hancurkan Konstitusi

    Ombudsman Sebut Pasal 170 Draf RUU Cipta Kerja Bisa Hancurkan Konstitusi

    Nasional
    Komunitas Motor Besar hingga Ojol Ikut Cerdas Cermat 4 Pilar MPR

    Komunitas Motor Besar hingga Ojol Ikut Cerdas Cermat 4 Pilar MPR

    Nasional
    Kecelakaan Susur Sungai Sleman, KPAI Minta Sekolah Perhatikan Risiko Kegiatan di Alam Terbuka

    Kecelakaan Susur Sungai Sleman, KPAI Minta Sekolah Perhatikan Risiko Kegiatan di Alam Terbuka

    Nasional
    Polemik RUU Cipta Kerja, Ombudsman Segera Panggil 2 Kementerian

    Polemik RUU Cipta Kerja, Ombudsman Segera Panggil 2 Kementerian

    Nasional
    Polemik Pasal 170 RUU Cipta Kerja, Peran Kemenkumham Dipertanyakan

    Polemik Pasal 170 RUU Cipta Kerja, Peran Kemenkumham Dipertanyakan

    Nasional
    Eks Wakil Ketua Kwarnas Bantah Tuduhan Buwas soal Penguasaan Aset Pramuka

    Eks Wakil Ketua Kwarnas Bantah Tuduhan Buwas soal Penguasaan Aset Pramuka

    Nasional
    Pakar: Omnibus Law Cipta Kerja Punya Semangat Sentralisasi Pemerintahan yang Sangat Kuat

    Pakar: Omnibus Law Cipta Kerja Punya Semangat Sentralisasi Pemerintahan yang Sangat Kuat

    Nasional
    Hadiri Kenduri Kebangsaan di Aceh Bersama Surya Paloh, Jokowi Layani Selfie Bareng Warga

    Hadiri Kenduri Kebangsaan di Aceh Bersama Surya Paloh, Jokowi Layani Selfie Bareng Warga

    Nasional
    Setelah Wuhan, Pemerintah Segera Evakuasi WNI di Kapal Diamond Princess di Yokohama

    Setelah Wuhan, Pemerintah Segera Evakuasi WNI di Kapal Diamond Princess di Yokohama

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X