Ahmadiyah: Jangan Membalas...

Kompas.com - 06/02/2011, 22:10 WIB
EditorA. Wisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com — Juru bicara Jemaah Ahmadiyah Indonesia, Zafrullah Ahmad, membantah pemberitaaan yang menyebutkan Ahmadiyah menyerang terlebih dahulu kelompok massa lain. "Dengan ini kami meluruskan, kamilah (Ahmadiyah) yang diserang lebih dahulu," kata Zafrullah saat dihubungi Kompas.com, Minggu (6/2/2011), mengenai serangan yang menewaskan tiga anggota Ahmadiyah di Pandeglang, Banten.

Zafrullah menyebutkan, penyerangan yang terjadi di Pandeglang ini merupakan yang terburuk sepanjang tahun 2011 setelah penyerangan serupa di Makassar, Sulawesi Selatan. Namun, penyerangan di Makassar tidak sampai membawa korban jiwa.

Juru bicara Ahmadiyah itu meminta jaminan keamanan dari pemerintah, sementara pihaknya akan menyelesaikan ini secara hukum. "Kami memercayakan kepada aparat penegak hukum untuk memprosesnya, jangan sampai apa yang disebut hukum diambil alih sekelompok orang," katanya.

Zafrullah juga meminta pemerintah dan DPR segera menyusun undang-undang antikekerasan yang tidak semata-mata untuk melindungi jemaah Ahmadiyah, tetapi juga seluruh umat, termasuk jemaat gereja. "KUHP tidak cukup melindungi kami karena prosesnya setelah kejadian, bukan sebuah proteksi," katanya.

Zafrullah juga mengimbau jemaah Ahmadiyah untuk tenang, tidak terpancing provokasi, tidak membalas, dan semata-mata menyerahkan proses ini kepada aparat pemerintah sesuai dengan hukum.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Jokowi Instruksikan Sosialisasi New Normal secara Masif

    Jokowi Instruksikan Sosialisasi New Normal secara Masif

    Nasional
    Angka Kasus Covid-19 di Jatim Tinggi, Gugus Tugas Kirim Mobil Lab

    Angka Kasus Covid-19 di Jatim Tinggi, Gugus Tugas Kirim Mobil Lab

    Nasional
    Fraksi PKS Menilai Rencana New Normal Terlalu Dini, Ini Alasannya

    Fraksi PKS Menilai Rencana New Normal Terlalu Dini, Ini Alasannya

    Nasional
    RSD Wisma Atlet Tangani 851 Pasien Positif Covid-19

    RSD Wisma Atlet Tangani 851 Pasien Positif Covid-19

    Nasional
    Lindungi Tenaga Medis, UI Kembangkan Bilik Tes 'Swab'

    Lindungi Tenaga Medis, UI Kembangkan Bilik Tes "Swab"

    Nasional
    Jubir Pemerintah: Upaya Penemuan Vaksin Covid-19 Belum Berhasil

    Jubir Pemerintah: Upaya Penemuan Vaksin Covid-19 Belum Berhasil

    Nasional
    Profil Iman Brotoseno, Sutradara Film yang Jadi Dirut TVRI Gantikan Helmy Yahya

    Profil Iman Brotoseno, Sutradara Film yang Jadi Dirut TVRI Gantikan Helmy Yahya

    Nasional
    UPDATE 26 Mei: 415 Kasus Covid-19 Baru, DKI Jakarta Tertinggi, hingga 27 Pasien Meninggal

    UPDATE 26 Mei: 415 Kasus Covid-19 Baru, DKI Jakarta Tertinggi, hingga 27 Pasien Meninggal

    Nasional
    Saat Pemerintah Persiapkan Fase New Normal di Tengah Pandemi Covid-19

    Saat Pemerintah Persiapkan Fase New Normal di Tengah Pandemi Covid-19

    Nasional
    Mahfud Dapat Meme 'Corona is Like Your Wife' dari Luhut, Apa Artinya?

    Mahfud Dapat Meme "Corona is Like Your Wife" dari Luhut, Apa Artinya?

    Nasional
    Ini Indikator Daerah Siap Terapkan New Normal Menurut Gugus Tugas Covid-19

    Ini Indikator Daerah Siap Terapkan New Normal Menurut Gugus Tugas Covid-19

    Nasional
    Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, Pemerintah Siapkan 2 Menara di Wisma Karantina Pademangan

    Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, Pemerintah Siapkan 2 Menara di Wisma Karantina Pademangan

    Nasional
    Mahfud MD: Kematian akibat Kecelakaan Lalu Lintas 9 Kali Lebih Banyak dari Corona

    Mahfud MD: Kematian akibat Kecelakaan Lalu Lintas 9 Kali Lebih Banyak dari Corona

    Nasional
    Cegah Covid-19, Mesir Tak Gelar Shalat Idul Fitri di Masjid atau Lapangan

    Cegah Covid-19, Mesir Tak Gelar Shalat Idul Fitri di Masjid atau Lapangan

    Nasional
    Kasus Covid-19 Turun 5 Hari Berturut-turut, Puncak Pandemi Sudah Lewat?

    Kasus Covid-19 Turun 5 Hari Berturut-turut, Puncak Pandemi Sudah Lewat?

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X