Menko Polhukam Bahas Kasus Ahmadiyah

Kompas.com - 06/02/2011, 19:07 WIB
EditorA. Wisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com — Menko Polhukam Djoko Suyanto, Minggu  (6/2/2011) malam ini, mengumpulkan Kepala Polri Jenderal Timur Pradopo, Menteri Agama Suryadharma Ali, Jaksa Agung Basrief Arief, dan Mendagri Gamawan Fauzi untuk membahas penyerangan terhadap Jemaah Ahmadiyah.

"Pertemuan malam ini pukul 20.00 WIB membahas tentang penyerangan Ahmadiyah di Pandeglang, Banten," tulis staf Humas Menkopolhukam, Rahmat, dalam pesan singkat kepada Tribunnews.com.

Adapun penyerangan terhadap Jemaah Ahmadiyah terjadi di Kampung Pendeuy, Desa Umbulan, Cikeusik, Pandeglang, Banten. Peristiwa berawal saat sejumlah orang melakukan perusakan terhadap rumah yang diduga sebagai tempat ibadah Ahmadiyah sekitar pukul 10.00 WIB.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Mabes Polri, Kombes  Boy Rafli Amar, mengatakan, tiga orang tewas dan empat orang luka. Saat ini, seluruh korban dibawa ke RS Malimping, Pandeglang.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    MAKI Nilai KPK Punya Tantangan Buktikan Pimpinan DPR Azis Syamsuddin Terlibat Suap Penyidik KPK

    MAKI Nilai KPK Punya Tantangan Buktikan Pimpinan DPR Azis Syamsuddin Terlibat Suap Penyidik KPK

    Nasional
    UPDATE: Tambah 5.436, Kasus Covid-19 Indonesia Capai 1.632.248 Orang

    UPDATE: Tambah 5.436, Kasus Covid-19 Indonesia Capai 1.632.248 Orang

    Nasional
    Peran Azis Syamsuddin dalam Kasus Dugaan Suap Penanganan Perkara: Pertemukan Wali Kota Tanjung Balai dengan Penyidik KPK

    Peran Azis Syamsuddin dalam Kasus Dugaan Suap Penanganan Perkara: Pertemukan Wali Kota Tanjung Balai dengan Penyidik KPK

    Nasional
    Fraksi Gerindra: Bansos Tunai Sebaiknya Ditambah, Bukan Dihentikan

    Fraksi Gerindra: Bansos Tunai Sebaiknya Ditambah, Bukan Dihentikan

    Nasional
    Beda Larangan Mudik Lebaran dan Pengetatan Perjalanan

    Beda Larangan Mudik Lebaran dan Pengetatan Perjalanan

    Nasional
    DD Tekno Jamin Biaya Kematian dan Pemulasaraan Mitra Dompet Dhuafa

    DD Tekno Jamin Biaya Kematian dan Pemulasaraan Mitra Dompet Dhuafa

    Nasional
    Ditjen Imigrasi Segera Terbitkan SE soal Larangan WN India Masuki Indonesia

    Ditjen Imigrasi Segera Terbitkan SE soal Larangan WN India Masuki Indonesia

    Nasional
    Wapres Minta Santri Dibolehkan Mudik

    Wapres Minta Santri Dibolehkan Mudik

    Nasional
    Imigrasi: Izin Permohonan Visa dari India Sudah Distop Sejak 22 April

    Imigrasi: Izin Permohonan Visa dari India Sudah Distop Sejak 22 April

    Nasional
    Selain KRI Nanggala-402, Ini 4 Koleksi Kapal Selam TNI AL

    Selain KRI Nanggala-402, Ini 4 Koleksi Kapal Selam TNI AL

    Nasional
    Azis Syamsuddin Disebut Terkait Kasus Penyidik KPK, MKD Hormati Asas Praduga Tak Bersalah

    Azis Syamsuddin Disebut Terkait Kasus Penyidik KPK, MKD Hormati Asas Praduga Tak Bersalah

    Nasional
    Megawati Nilai Bencana Alam Tak Lepas dari Kelalaian Pemimpin di Daerah

    Megawati Nilai Bencana Alam Tak Lepas dari Kelalaian Pemimpin di Daerah

    Nasional
    Menteri PPPA Ungkap Pentingnya ASI Eksklusif untuk Cegah Stunting

    Menteri PPPA Ungkap Pentingnya ASI Eksklusif untuk Cegah Stunting

    Nasional
    Kemendagri Ingatkan Kepala Daerah Tak Hanya Dorong Penanganan Covid-19, tapi Juga Pemulihan Ekonomi

    Kemendagri Ingatkan Kepala Daerah Tak Hanya Dorong Penanganan Covid-19, tapi Juga Pemulihan Ekonomi

    Nasional
    Soal Aturan Pra dan Pasca-larangan Mudik, Satgas: Hanya Syarat Tes Covid-19 yang Diperketat

    Soal Aturan Pra dan Pasca-larangan Mudik, Satgas: Hanya Syarat Tes Covid-19 yang Diperketat

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X