Ketika Tangis Angie Pecah

Kompas.com - 05/02/2011, 13:25 WIB
EditorHeru Margianto

JAKARTA, KOMPAS.com — Air mata Angelina Sondakh terus menetes saat menerima ucapan belasungkawa atas kepergian suaminya, Adjie Massaid, Sabtu (5/2/2011) di Gedung DPR, Jakarta.

Kehilangan seseorang yang dicintai pasti jadi pukulan berat buat Angie. Didampingi salah satu putri Adjie dari pernikahannya dengan Reza Artamevia, Zahwa, Angie menerima uluran tangan para pelayat yang menghadiri upacara persemayaman Adjie di Gedung DPR.

"Terima kasih, mohon doakan Mas Adjie. Maafkan Mas Adjie," kata Angie kepada pelayat yang menyalaminya.

Sesekali, dengan sesenggukan dan suara terputus-putus, Angie menceritakan Adjie kepada pelayat yang mungkin cukup dekat dengan suaminya. Setelah itu, tangisnya kembali pecah. Di sisi Angie, Zahwa juga terus meneteskan air mata.


Sejak tiba di Gedung DPR, putri kecil Adjie itu terus meneteskan air mata. Adjie Massaid meninggalkan dua putri, Zahwa dan Aliyah, serta seorang putra hasil pernikahannya dengan Angie, yaitu Keanu, yang baru berusia satu tahun.

Adjie, anggota DPR 2009-2014, meninggal dunia karena diindikasi mendapatkan serangan jantung dini hari tadi. 

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kejagung Periksa 15 Nasabah Jiwasraya yang Komplain Rekening Efeknya Diblokir

    Kejagung Periksa 15 Nasabah Jiwasraya yang Komplain Rekening Efeknya Diblokir

    Nasional
    Kasus Jiwasraya, Kejagung Kembali Periksa Presdir PT TRAM Heru Hidayat

    Kasus Jiwasraya, Kejagung Kembali Periksa Presdir PT TRAM Heru Hidayat

    Nasional
    RUU Cipta Kerja Atur Pers, IJTI Khawatir Pemerintah Berlaku Otoriter

    RUU Cipta Kerja Atur Pers, IJTI Khawatir Pemerintah Berlaku Otoriter

    Nasional
    Langkah Pemerintah Mendata Terduga Teroris Pelintas Batas Dinilai Tepat

    Langkah Pemerintah Mendata Terduga Teroris Pelintas Batas Dinilai Tepat

    Nasional
    Kejagung Teliti Berkas Kasus Paniai, Bakal Beri Jawaban dalam 1-2 Hari

    Kejagung Teliti Berkas Kasus Paniai, Bakal Beri Jawaban dalam 1-2 Hari

    Nasional
    Mahfud: RUU Cipta Kerja Belum Final, Silakan Beri Masukan

    Mahfud: RUU Cipta Kerja Belum Final, Silakan Beri Masukan

    Nasional
    Desak RUU Penyiaran Segera Disahkan, KPI Minta Komitmen Seluruh Pihak

    Desak RUU Penyiaran Segera Disahkan, KPI Minta Komitmen Seluruh Pihak

    Nasional
    Bantah Haris Azhar, KPK Sebut Penetapan DPO Nurhadi Bukan Formalitas

    Bantah Haris Azhar, KPK Sebut Penetapan DPO Nurhadi Bukan Formalitas

    Nasional
    Mahfud Tegaskan Pasal 170 RUU Cipta Kerja Akan Diperbaiki di DPR

    Mahfud Tegaskan Pasal 170 RUU Cipta Kerja Akan Diperbaiki di DPR

    Nasional
    Pengamat: Tak Heran jika RUU Cipta Kerja Lebih Berpihak pada Pengusaha

    Pengamat: Tak Heran jika RUU Cipta Kerja Lebih Berpihak pada Pengusaha

    Nasional
    Mahfud MD: Omnibus Law Bukan Istilah Resmi, tapi RUU Cipta Kerja

    Mahfud MD: Omnibus Law Bukan Istilah Resmi, tapi RUU Cipta Kerja

    Nasional
    Omnibus Law RUU Cipta Kerja Seret Dua Pasal Tentang Pers, AJI: Lawan!

    Omnibus Law RUU Cipta Kerja Seret Dua Pasal Tentang Pers, AJI: Lawan!

    Nasional
    Periksa Anggota Keluarga Wahyu Setiawan, KPK Dalami Aliran Uang

    Periksa Anggota Keluarga Wahyu Setiawan, KPK Dalami Aliran Uang

    Nasional
    Anggota Komisi III Sebut Pasal 170 RUU Cipta Kerja Bertentangan dengan UU PPP

    Anggota Komisi III Sebut Pasal 170 RUU Cipta Kerja Bertentangan dengan UU PPP

    Nasional
    Diminta Stop Bicara ke Media, Kepala BPIP Akan Bentuk Tim Humas

    Diminta Stop Bicara ke Media, Kepala BPIP Akan Bentuk Tim Humas

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X